<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>geliah.com &#187; aneh</title>
	<atom:link href="http://geliah.com/Lucu/aneh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://geliah.com</link>
	<description>Lucu ga lucu yang penting bikin geli......</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Jan 2010 00:37:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cinta Itu&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://geliah.com/cinta-itu</link>
		<comments>http://geliah.com/cinta-itu#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 00:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Pendek]]></category>
		<category><![CDATA[ada]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[Anna]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[asyik]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[coba]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesedihan]]></category>
		<category><![CDATA[lain]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[napas]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[rapor]]></category>
		<category><![CDATA[rasa cinta]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[senang]]></category>
		<category><![CDATA[tadi]]></category>
		<category><![CDATA[tawa]]></category>
		<category><![CDATA[tertawa]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Kubetulkan letak kacamataku, lalu kututup buku yang sedari tadi kubaca, kuedarkan pandangan ke tengah lapangan basket, tempat anak-anak yang lain berkumpul.
Kuhembuskan napas, bosan. Terdengar riuh sorakan dari tepi lapangan. Tak ada kerjaan, pikirku melihat cewek-cewek menyoraki cowok-cowok pemain basket.
Taman sekolah merupakan tempat kesayanganku untuk menghabiskan waktu saat di sekolah sedang tidak terjadi kegiatan belajar mengajar.
Ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kubetulkan letak kacamataku, lalu kututup buku yang sedari tadi kubaca, kuedarkan pandangan ke tengah lapangan basket, tempat anak-anak yang lain berkumpul.<br />
Kuhembuskan napas, bosan. Terdengar riuh sorakan dari tepi lapangan. Tak ada kerjaan, pikirku melihat cewek-cewek menyoraki cowok-cowok pemain basket.<br />
Taman sekolah merupakan tempat kesayanganku untuk menghabiskan waktu saat di sekolah sedang tidak terjadi kegiatan belajar mengajar.<br />
Ini hari Selasa, lewat dua hari dari terakhir para murid di sekolah ini mengikuti test. Dan seperti biasa, selama seminggu ini, lomba antar kelas digelar sampai Sabtu nanti pembagian rapor.<br />
Kulirik sepasang teman yang mojok dekat perpustakaan. Asyik sekali berbincang, dengan sesekali diiringi tawa. Itukah yang namanya pacaran? Menumpahkan rasa cinta pada lawan jenis. Berjalan bersama, bergandengan tangan, berbicara berdua, kemana-mana pun selalu berdua.<br />
Apa itu cinta? Tanyaku pada diriku sendiri. Cinta adalah awal dari kesedihan, jawabku.<br />
“Dor !”<br />
Terkejut aku mendengarnya. Vivi yang baru saja mengejutkanku tertawa.<br />
“Sendirian terus kerjaannya,” ledeknya.<br />
“Sudah selesai?” tanyaku padanya begitu kulihat gerombolan anak yang tadinya memadati lapangan basket itu mulai bergerak meninggalkan lapangan.<br />
“He-eh!” Vivi mengangguk.<br />
“Kamu enggak setia kawan. Masa kelasnya bertanding, kamunya enggak kasih dukungan!”<br />
“Tapi aku ngasih dukungan doa,” elakku dari tuduhannya<br />
Dia manyun, lalu seperti teringat sesuatu dia memandangku.<br />
“Dapat salam dari Bagas,” katanya.<br />
Aku bisa merasakan raut wajahku berubah setelah mendengar ucapan itu.<br />
“Waktu dia bertanding tadi, dia cari kamu, An. Coba tadi kamu ikut ngedukung, pasti dia tambah semangat main untuk kelas kita.”<br />
“Memangnya kelas kita kalah?”<br />
“Ya menang dong! Kalau kalah, pastinya aku deketin kamu dengan wajah lesu.”<br />
Aku tertawa.<br />
“Sepertinya Bagas suka kamu,” dia memberi tahu.<br />
“Sudah jangan ngomongin itu lagi, Vi!”<br />
“Kamu ini aneh, An. Biasanya nih, seorang cewek pasti akan senang sekali tahu ada cowok suka pada dirinya. Apalagi ini Bagas, si bintang lapangan basket.”<br />
Dia benar. Harusnya aku bahagia mendengar ada orang menyukaiku. Tapi perasaan seperti itu, yang dulu juga pernah ada dalam hatiku sudah hilang. Dicuri waktu.<br />
“Aku mau nerusin baca buku, jangan kamu ganggu,” pintaku padanya.<br />
“Iya deh. Ake pergi dulu ya, mau lihat pertandingan kelas lain.” Dia pamit padaku, lalu melesat cepat bersama teman yang lain.<br />
Kulanjutkan kegiatanku sebelum dia datang, baca buku. Tapi sepertinya, ketenangan yang kudapat tadi sudah dicemari perkataannya tentang rasa suka. Aku jadi melamun, memandang kosong tanaman bunga merah jambu di depanku.<br />
Cinta membuat orang bahagia. Benarkah itu? Bila telah dua kali aku harus menangis karena cinta.<br />
Bukan sepenuhnya salah cinta, jika aku perlu menelan kecewa. Hanya saja cinta-lah yang membatku bersedih. Karena aku tidak memiliki perasaan itu pada orang lain, tentunya aku tidak perlu memendam kerinduan yang menyiksa.<br />
Perasaan itu sangat menyakitkan. Berharap suatu waktu orang yang kita cintai menghampiri kita, menyatakan rasa cintanya dan membuat kita tersanjung. Ternyata yang terjadi justru sebaliknya. Orang itu memberikan cintanya pada orang lain. Padahal kita sudah bermimpi setinggi awan.<br />
Aku ingat pengalamanku sendiri saat seorang temanku seperti Vivi menyampaikan salam dari seorang cowok. Aku begitu antusias menyambutnya. Aku jadi memperhatikan setiap gerak-gerik cowok itu. Apa saja kegiatannya, aku tahu.<br />
Seringkali aku mengkhayal, dia benar-benar menembakku dan kami pun berpacaran. Sampai-sampai aku bermimpi hal itu terjadi. Kenyataannya? Kudengar berita dia telah jadian dengan orang lain.<br />
Lalu, untuk apa semua perhatian yang mati-matian aku berikan padanya. Kupupuk rasa suka sedikit demi sedikit, nyatanya setelah rasa cinta terwujud, dia meninggalkanku.<br />
Kemudian aku berusaha menghapus cinta yang tercipta dengan mulai meyukai orang lain. Kulupakan dirinya dengan melampiaskan perasaan sukaku pada orang lain.<br />
Kembali kuulang mimpi-mimpi. Memulai dari awal mengharapkan cinta. Kuagungkan cintaku pada orang ini. Mungkin salahku juga kalau akhirnya orang inipun pacaran dengan cewek lain.<br />
Kesalahan terbesarku adalah kaarena tidak berusaha menunjukkan perasaanku. Tapi apa iya, seorang cewek menunjukkan perasaannya terlebih dulu?<br />
Yang pasti, sejak saat itu aku berjanji tidak akan lagi berusaha mencintai seseorang. Takut kecewa. Takut terluka. Takut menangis sendirian lagi.<br />
Aku cukup senang dengan suasana hatiku saat ini. Tidak perlu lagi merasa was-was mendapati kenyataan yang tidak eindah harapan. Sebab aku tidak akan bermimpi lagi untuk itu.</p>
<p>***</p>
<p>Aku menoleh melihat ke pintu kelasku, kudapati Bagas bersandar di sana yang kuyakini dia sedang menatapku. Bagas tersenyum dan kubalas dengan senyum. Aku tidak mau dianggap sombong. Rupanya senyumanku membuatnya merasa tidak perlu sungkan, sehingga dia mulai menghampiriku.<br />
Masih bisa kulihat bekas keringat yang menempel di tubuhnya. Pastinya baru mengganti baju olahraga dengan seragam.<br />
“Baca apaan?” tanyanya.<br />
“Buku sejarah mitologi Yunani. Capek?” ganti aku bertanya.<br />
“Sedikit,” katanya<br />
“Aku mau mengembalikan buku ini ke perpustakaan. Aku tinggal dulu ya!”<br />
Kutinggalkan dia.<br />
Sebenarnya aku belum selesai membacanya. Aku cuma pura-pura, untuk menghindarinya. Ketakutan akan datangnya cinta menderaku. Aku tahu, jika aku berdekatan dengannya, rasa cinta akan muncul. Dan aku tidak mau kecewa itu datang lagi.<br />
Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, akan menutup pintu hatiku sampai saatnya tiba nanti. Saat takdir benar-benar mempertemukan pasangan hidupku. Terlalu jauh ya pikiranku?<br />
Terserah akan ada komentar apa, yang pasti saat ini itulah pemikiranku tentang cinta. Cinta adalah awal dari kesedihan.</p>
<p>***</p>
<p>Pertandingan final basket antar kelas, satu dari dua tim itu adalah kelasku. Vivi sudah menggandeng tanganku terus sampai di lapangan basket, dan tetap memegangnya seakan takut pergi.<br />
“Kamu harus ikut mendukung kelas kita,” kata Vivi tegas.<br />
Aku tersenyum dan mengangguk-angguk seperti anak kecil.<br />
“Bagas pasti akan tambah semangat melihat kamu menontonnya, An”<br />
“Aku pergi nih, kalau kamu bicara soal itu,” ancamku.<br />
“Enggak lagi deh!”<br />
Pertandingan dimulaidan aku bisa melihat Bagas tersenyum padaku.<br />
Sebisa mungkin kunikmati pertandingan ini. Ikut bertepuk tangan, memberi semangat.<br />
Kelas kami menjadi juara membuat kami bersorak-sorak kegirangan. Aku langsung mulai melangkah untuk meninggalkan lapangan.<br />
“Anna!” Bagas mengejar langkahku.<br />
Tubuhnya dipenuhi peluh dan dia tersenyum begitu kami berhadapan.<br />
“Kutunggu di Banaran pulang sekolah nanti,” sebutnya pada cafe yang biasanya menjadi tongkrongan anak-anak sepulang sekolah.<br />
Begitu saja, lalu dia pergi dari hadapanku, setengah berlari menghampiri teman-temannya yang ikut pertandingan tadi.<br />
Kupandangi punggungnya dan balik kacamataku. Perasaanku datar. Syukurlah! Aku tidak mau ada yang lain di hatiku.<br />
Mulanya aku ragu untuk memenuhi ajakannya. Tapi saat sudah kupijakkan kaki di Banaran, aku jadi lebih mantap untuk bertekat menemuinya.<br />
Ada hal harus kita tahu. Aku telah mengetahui bagaimana rasanya terhempas dari mimpi, maka aku tidak ingin melukai hati orang lain. Paling tidak dengan pergi menemuinya bisa membuatnya lega.<br />
Aku duduk di hadapannya.<br />
“Mau pesan apa?” tanyanya.<br />
“Apa saja,” jawabku asal.<br />
“Jus jeruk saja ya? Kamu suka kan?” Dia menyebut minuman kesukaanku. Membuat aku sadar dia telah memperhatikanku.<br />
Dia mulai bicara soal pelajaran, guru-guru, dan apa saja yang bisa dijadikan bahan pembicaraan. Kutanggapi dengan sikap biasa, sama kalau sedan ngobrol dengan teman-teman. Hingga akhirnya di mengutarakan perasaannya.<br />
“Aku suka kamu, Anna.”<br />
“Jangan lanjutkan perasaanmu itu,” kataku menanggapinya.<br />
“Kenapa?”<br />
“Aku tidak ingin kamu kecewa,” kataku singkat.<br />
“Aku tidak akan kecewa. Aku menyukaimu dan saat ini aku merasakan indahnya cinta.”<br />
“Cinta itu kesedihan. Jangan memulainya kalau kamu tidak ingin terluka. Bunuhlah cinta itu secepat mungkin, sebelum terlalu besar.”<br />
“Tapi aku sudah menyukaimu sejak dulu dan cintaku telah tumbuh.”<br />
“Buang sekarang sebelum lebih besar.”<br />
“Aku tidak akan membuangnya begitu saja. Sekalipun misalnya cinta ini tidak terjalin, aku akan tetap menyimpannya. Kukenang perasaan itu, perasaan indah yang bisa membuatku bahagia.” Jelasnya.<br />
Kuangkat mukaku, menatapnya.<br />
“Kita berbeda dalam memandang cinta, itu artinya kita tidak akan cocok,”kataku dengan pasti.<br />
“Bukankah perbedaan telah berhasil membuat dunia ini jadi lebih berwarna?”<br />
“Terserah kamu saja. Asalkan jangan pernah menyesal memendam perasaan itu sendirian.”<br />
“Aku akan menunggumu sampai kamu merasakan hal yang sama dengan apa yang kurasakan, Ann.”<br />
Aneh. Mengapa aku bisa tertawa dengannya. Mendengar kata-katanya membuat suasana lain di hatiku.<br />
“Aku tidak akan mencoba menyukaimu, Bagas.”<br />
“Karena kamu takut? Takut kalau sudah melupakan cintaku ini, ketika kamu telah menyukaiku. Aku akan menjaga cinta ini, Anna. Sampai nanti kamu telah memiliki orang lain baru kusimpan dan kututup rapat cinta ini di hati.”<br />
Entah kenapa, aku jadi menatapnya dan mencari kesungguhan di matanya.<br />
“Aku mau pulang,”kataku yang pasti mengejutkannya.<br />
Kupikir dia akan menahanku, tapi aku salah. Bagas tersenyum lalu berdiri.<br />
“Oke! Aku antar,” katanya. Sekarang gantian aku yang terkejut oleh sikapnya.<br />
Saat dia berjalan di sampingku, aku bisa merasakan degup jantungku. Aku jadi bisa merasakan bahwa aku sudah mulai menyukainya.<br />
“Kamu sudah menyukaiku bukan? Tanyanya dengan senyum.<br />
Lalu aku membalasnya dengan senyum.<br />
Apakah ini awal dari perjalanan cintaku? Haruskah kuakui bahwa aku mulai dilanda cinta? Dan haruskah kuakui, cinta membuatku merasa bahagia? Cinta itu indah.</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://bar-navig.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> CY: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex CY" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.yaca.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> YCat: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex catalogue" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> Top: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler Top100" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu link" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Cinta Itu......" width="12" height="12" title="Cinta Itu......" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Cinta Itu......"  title="Cinta Itu......" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/cinta-itu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
