Posts Tagged ‘bebas’
Sayang, nama kamu masih ada di speed dial hpku…
hari itu 20 Mei 2007
tepatnya jam 7.30 pm…gw bener2 tahu apa itu yang namanya
“you’ll never know wat you’ve got until it’s gone”.
Yup, gw udah kehilangan apa yang selama ini gw punya,
cukup manis buat dikenang
tapi terlalu pahit buat diinget..
Gw ga bisa bayangin lagi, apa jadinya gw sekarang.
Sekarang, detik ini, ga ada lagi yang gw panggil sayang,
ga ada lagi yang gw marahin,
ga ada lagi yang gw bikin cemburu,
semua ga ada lagi.
Yang ada sekarang, cuma satu kata
“teman”,
itu yang dia minta.
Cukup mudah buat dikatain,
tapi terlalu sulit buat gw lakuin…
Mungkin salah gw juga,
gw tau dia kyk angin,
yang ga akan pernah bisa diikat,
apapun itu.
Angin ada bukan untuk seseorang,
angin ada untuk semua,
untuk bebas…
Bukan dengan komitmen…
Cukup bahagia waktu bersama,
tapi terlalu sedih waktu berpisah…
Itulah yang gw alami,
mungkin kalimat “boys don’t cry”
ga akan pernah berlaku buat gw,
karena gw bukan orang yang takut nangis.
Saat ini, detik ini, mungkin gw ga akan nangis lagi.
Tapi di pikiran gw, masih jelas semua tentang dia.
Gimana dia ketawa,
gimana dia manja,
dan semua tingkah laku dia.
Sudahlah, ini sudah berakhir..
Yang ada cuma cerita,
kamu dan aku…..
Dan satu lagi sayang,
tau ga? Nama kamu masih ada di speed dial hpku,
biar aku gampang telepon kamu,
biar aku gampang denger suara kamu,
karena ketika tiba suatu hal tentang kamu,
semua mudah bagiku lakuin.
You are the Champion
“ YOU ARE THE CHAMPION – KAMU ADALAH SANG JUARA”
Ungkapan ini tidak hanya diucapkan saat kamu memenangi suatu perlombaan. Ungkapan ini pada dasarnya telah melekat pada diri / hati kamu sejak pertama kali kamu menghirup udara di dunia ini. Kamu semua terlahir sebagai sang juara. Apakah kamu menyadari predikat yang telah diberikan Allah kepada mu?
Apabila kamu telah sadar akan predikat yang disandang sejak lahir, tidak akan pernah terlontar dari mulut kamu kata-kata MENYERAH, MENGELUH DAN PUTUS ASA.
Mengapa kita diberikan predikat sebagai Sang Juara ????
Kembali kita harus membuka sejarah yang panjang tentang asal usul diri kita.
Kedua orang tua kita saat melakukan buhungan, tidak hanya dalam sekali saja lalu terbentuklah sebuah janin. Hubungan tersebut dilakukan berkali kali, dan setiap buhungan berjuta-juta sel /sperma dari sang ayah berlomba-lomba untuk bergabung dan menyatu dengan sel telur dari sang Bunda.
Berjuta-juta……….dan semua itu adalah saudara-saudara kita semua.
Tapi berapakah yang menang? Siapakah mereka ?
Setelah berhasil mengalahkan saudara-saudara kita sendiri, akhirnya hanya satu yang berhasil menyatu dan membentuk sebuah embrio (cikal bakal manusia).
Tidak mudah dan cepat embrio tersebut bisa menghirup udara dunia. Dia juga harus melewati tantangan yang berat dan juga harus melawati waktu yang sangat panjang (sembilan bulan sepuluh hari).
Dalam proses menuju kemenangan sebagai manusia pun tidaklah mudah. Banyak rintangan dan juga perubahan-perubahan bentuk yang harus kita jalani.
Pada saat perhitungan waktu yang telah ditentukan, akhirnya kita keluar sebagai pemenang,
sebagai sang JUARA.
Kita bisa keluar dari perut sang Bunda dan kita bisa bebas menghirup segarnya udara dunia. Saat kita lahirpun kita sudah diberikan kebebasan, yaitu untuk berteriak (karena kita masih belum bisa ngomong, jadi yang keluar adalah sebuah tangis) sekencang-kencangnya untuk melampiaskan kemenangan. Sebagai sang Juara, kita disambut oleh tepuk tangan dan juga tawa riang oleh orang tua kita dan juga saudara-saudara kita yang telah terlebih dahulu menjadi juara. Betapa besar sambutan atas kemenangan kita. sebagai sang jura kita selalu didoakan, dijaga dan dilayani sebaik mungkin.
I
tulah sejarah panjang tentang lahirnya SANG JUARA.
Nah, apakah sekarang kamu telah sadar akan predikat yang ada pada diri kamu?
Untuk itu jangan kamu sia-siakan kesempatan hidup ini. Jalanilah hidupmu sebagai sang juara.
Jangan pernah menyerah………. !!
Jangan pernah putus asa……….. !!
Jangan pernah mengeluh…………. !!
Kita punya kekuatan untuk melawan dan keluar darisemua masalah.
Ingat akan berjuta-juta saudara yang telah kamu kalahkan…………
Ingat sambutan kemenangan yang telah orang tua berikan…………
Kamu adalah mutiara yang tak ternilai harganya.
Tidak pernah terlahir seorang juara yang tidak mempunyai nilai.
Jangan sia-siakan kematian saudaramu dan jangan pula kamu sia-siakan kemenangan kamu!!
“…….YOU ARE THE CHAMPION…….”
Semoga tuliskan ini bermafaat dan bisa menambah semangat hidup, semangat belajar dan semangat beribadah.
Semoga kemengan kamu merupakan titik awal kesuksesan masa yang akan datang. Amien….Amien….Amien…..

