Posts Tagged ‘ini’
Belajar Menjadi Entrepreneur dari Ruth Handler
Kita dapat belajar menjadi entrepreneur dari seorang wanita yang bernama Ruth Handler. Ruth Handler memulai bisnis berawal dari mainan anaknya, yang berupa boneka dari kertas. Ketika boneka itu jatuh dan sobek, anaknya menangis. Kemudian Ny- Handler berfikir membuat boneka yang lebih permanen dan realistik yang akhirnya boneka itu dibuat dari plastik.
Boneka ini merupakan mainan anak-anak yang tersukses di dunia. Barbie diambilkan dari nama anak perempuan dari Ruth Handler, yaitu Barbara Millicent Roberts. Ny. Handler merupakan istri dari salah seorang pendiri Mattel.
Dalam manajemen modern, boneka Barbie yang dapat betahan lama ini merupakan hal yang aneh. Menurut Ian Ritchie dari konsultan Grup Oxford yang telah bekerja dengan perusahaan mainan anak-anak Hasbro, menemukan pelajaran kunci dari bisnis mainan anak-anak. Meletakkan mainan anak-anak ke pasaran secepat mungkin merupakan hal yang sangat penting. Waktu yang diperlukan dari sebuah ide sampai terpampang di rak-rak toko mainan anak-anak dapat menjadi suatu perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan. Dalam dunia pemasaran boneka pemilihan waktu harus benar-benar tepat. Untuk meraih kesuksesan boneka harus mengikuti trend film, buku, cerita, atau serial televisi terbaru.
Barbie merupakan produk yang universal dan biasanya terstandarisasi. Tersedia pula sejumlah kostum yang beraneka ragam. Lebih dari 100 kostum baru ditambahkan setiap tahun. Hal ini dikeranakan, Barbie merupakan wanita Renaisansi, wanita karir yang sukses, anggota band beraliran rock dan pemain sepakbola piala dunia untuk wanita.
Kesuksesan berikutnya adalah ketika memutuskan teman pria dari Barbie, yaitu Ken. Penciptaan Ken ini sesungguhnya tidak sengaja, tetapi justru menghasilkan perluasan merek yang luar biasa. Ken diperkenalkan pada tahun 1961, yang bersembunyi di belakang, kemungkinan dia senang melihat Barbie meraih kesuksesan dalam berbagai segi kehidupannya. Pengenalan Ken telah meletakkan dasar bagi seluruh rangkaian perluasan yang mempertahankan merek Barbie tetap menjadi pusat perhatian.
Teman Barbie berikutnya adalah Midge yang dimunculkan 1963, kemudian adik peremp uan Barbie, yaitu Skipper pada tahun 1964, disusul tahun 1968, Christie, seorang teman berkulit hitam. Tahun 1988, Barbie mempunyai teman kepercayaan, Teresa dan merupakan teman Hispanik. Teman berikutnya adalah Kira, sebagai teman Asia yang diluncurkan tahun 1992. Adik perempuan Barbie terkecil adalah Kelly dan Becky, yang duduk di kursi roda yang diperkenalkan 1997. Sekarang Barbie mempunya 15000 kombinasi dengan mengganti bajunya, matanya, warnanya, tetapi tidak untuk mengganti kakinya.
sumber : www.msuyanto.com
Sayang, nama kamu masih ada di speed dial hpku…
hari itu 20 Mei 2007
tepatnya jam 7.30 pm…gw bener2 tahu apa itu yang namanya
“you’ll never know wat you’ve got until it’s gone”.
Yup, gw udah kehilangan apa yang selama ini gw punya,
cukup manis buat dikenang
tapi terlalu pahit buat diinget..
Gw ga bisa bayangin lagi, apa jadinya gw sekarang.
Sekarang, detik ini, ga ada lagi yang gw panggil sayang,
ga ada lagi yang gw marahin,
ga ada lagi yang gw bikin cemburu,
semua ga ada lagi.
Yang ada sekarang, cuma satu kata
“teman”,
itu yang dia minta.
Cukup mudah buat dikatain,
tapi terlalu sulit buat gw lakuin…
Mungkin salah gw juga,
gw tau dia kyk angin,
yang ga akan pernah bisa diikat,
apapun itu.
Angin ada bukan untuk seseorang,
angin ada untuk semua,
untuk bebas…
Bukan dengan komitmen…
Cukup bahagia waktu bersama,
tapi terlalu sedih waktu berpisah…
Itulah yang gw alami,
mungkin kalimat “boys don’t cry”
ga akan pernah berlaku buat gw,
karena gw bukan orang yang takut nangis.
Saat ini, detik ini, mungkin gw ga akan nangis lagi.
Tapi di pikiran gw, masih jelas semua tentang dia.
Gimana dia ketawa,
gimana dia manja,
dan semua tingkah laku dia.
Sudahlah, ini sudah berakhir..
Yang ada cuma cerita,
kamu dan aku…..
Dan satu lagi sayang,
tau ga? Nama kamu masih ada di speed dial hpku,
biar aku gampang telepon kamu,
biar aku gampang denger suara kamu,
karena ketika tiba suatu hal tentang kamu,
semua mudah bagiku lakuin.
You are the Champion
“ YOU ARE THE CHAMPION – KAMU ADALAH SANG JUARA”
Ungkapan ini tidak hanya diucapkan saat kamu memenangi suatu perlombaan. Ungkapan ini pada dasarnya telah melekat pada diri / hati kamu sejak pertama kali kamu menghirup udara di dunia ini. Kamu semua terlahir sebagai sang juara. Apakah kamu menyadari predikat yang telah diberikan Allah kepada mu?
Apabila kamu telah sadar akan predikat yang disandang sejak lahir, tidak akan pernah terlontar dari mulut kamu kata-kata MENYERAH, MENGELUH DAN PUTUS ASA.
Mengapa kita diberikan predikat sebagai Sang Juara ????
Kembali kita harus membuka sejarah yang panjang tentang asal usul diri kita.
Kedua orang tua kita saat melakukan buhungan, tidak hanya dalam sekali saja lalu terbentuklah sebuah janin. Hubungan tersebut dilakukan berkali kali, dan setiap buhungan berjuta-juta sel /sperma dari sang ayah berlomba-lomba untuk bergabung dan menyatu dengan sel telur dari sang Bunda.
Berjuta-juta……….dan semua itu adalah saudara-saudara kita semua.
Tapi berapakah yang menang? Siapakah mereka ?
Setelah berhasil mengalahkan saudara-saudara kita sendiri, akhirnya hanya satu yang berhasil menyatu dan membentuk sebuah embrio (cikal bakal manusia).
Tidak mudah dan cepat embrio tersebut bisa menghirup udara dunia. Dia juga harus melewati tantangan yang berat dan juga harus melawati waktu yang sangat panjang (sembilan bulan sepuluh hari).
Dalam proses menuju kemenangan sebagai manusia pun tidaklah mudah. Banyak rintangan dan juga perubahan-perubahan bentuk yang harus kita jalani.
Pada saat perhitungan waktu yang telah ditentukan, akhirnya kita keluar sebagai pemenang,
sebagai sang JUARA.
Kita bisa keluar dari perut sang Bunda dan kita bisa bebas menghirup segarnya udara dunia. Saat kita lahirpun kita sudah diberikan kebebasan, yaitu untuk berteriak (karena kita masih belum bisa ngomong, jadi yang keluar adalah sebuah tangis) sekencang-kencangnya untuk melampiaskan kemenangan. Sebagai sang Juara, kita disambut oleh tepuk tangan dan juga tawa riang oleh orang tua kita dan juga saudara-saudara kita yang telah terlebih dahulu menjadi juara. Betapa besar sambutan atas kemenangan kita. sebagai sang jura kita selalu didoakan, dijaga dan dilayani sebaik mungkin.
I
tulah sejarah panjang tentang lahirnya SANG JUARA.
Nah, apakah sekarang kamu telah sadar akan predikat yang ada pada diri kamu?
Untuk itu jangan kamu sia-siakan kesempatan hidup ini. Jalanilah hidupmu sebagai sang juara.
Jangan pernah menyerah………. !!
Jangan pernah putus asa……….. !!
Jangan pernah mengeluh…………. !!
Kita punya kekuatan untuk melawan dan keluar darisemua masalah.
Ingat akan berjuta-juta saudara yang telah kamu kalahkan…………
Ingat sambutan kemenangan yang telah orang tua berikan…………
Kamu adalah mutiara yang tak ternilai harganya.
Tidak pernah terlahir seorang juara yang tidak mempunyai nilai.
Jangan sia-siakan kematian saudaramu dan jangan pula kamu sia-siakan kemenangan kamu!!
“…….YOU ARE THE CHAMPION…….”
Semoga tuliskan ini bermafaat dan bisa menambah semangat hidup, semangat belajar dan semangat beribadah.
Semoga kemengan kamu merupakan titik awal kesuksesan masa yang akan datang. Amien….Amien….Amien…..
Sri Mulyani dan Boediono Masih Bertahan
Kasus Bank Century yang telah membawa nama Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani masih terus bergulir. Hasil kerja dari Pansus Century DPR RI merekomendasikan keduanya untuk no-aktif sementara, tapi hal itu tidak dikabulkan oleh Presiden SBY dengan alasan dalam UU mengatakan bahwa layaknya pejabat publik bisa diberhentikan sementara apabila berstatus sebagai tersangka.
Diluar itu semua, buat pribadi saya sosok Sri Mulyani merupakan menteri favorit saya dan saya sedikit kaget dengan adanya kasus bank century tersebut. Seandainya itu benar dan Sri Mulyani maupun Boediono terbukti bersalah maka reputasi beliau berdua dimata saya bisa turun. Saya berharap dari Presiden SBY ataupun pemerintah dan DPR RI bisa menyelesaikan kasus bank century ini dengan adiltanpa tebang pilih, sehingga keadilan di Indonesia benar-benar terwujud, jangan hanya rakyat kecil saja yang selalu menjadi korban.
Renungan Untuk Yang Mencari Pasangan Hidup
Mungkin ada yang menganggap terlalu naif dan hanya ada di dalam cerita
aja. Apapun itu, kadang memang harus pinggirkan hal duniawi dan
kembali ke dasar kita.
____________ _________ _________ _________ _
Renungan buat yang sedang mencari pasangan hidup ataupun yang sedang
mengarungi bahtera rumah tangga..
Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan
pertanyaan yang sama.. Kenapa kamu memilih dia sebagai
suamimu/istrimu?
Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban
duniawi (cakep atau tajir
manusiawi lah
).
Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya.
Hingga detik ini
saya masih ingat setiap detail percakapannya.
Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju
pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan.
Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu
sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran.
Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah akhwat, sama
seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat
berhati-hati dalam memilih suami..
Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika
dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius.
Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya
menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.
Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya.
Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama
proses pernikahan.
Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.. Asli..
Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.
Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa
memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali
waktu itu (sok sibuk sih aslinya).
Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia
telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal.
Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan
pernikahannya. That’s all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.
Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya
memutuskan untuk menginap dirumahnya.
Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua.
Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita.
Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa
juga
kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia
juga ingin bercerita banyak pada saya.
Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kita tidur.
“Aku gak bisa tidur.” Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham
kondisinya saat ini.
“Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur.”
“Iya.. ya.” Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu
kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik.
Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kita lakukan. Kita berbicara banyak
hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat
jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang menerangi kamar
saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini
saya pendam.
“Kenapa kamu memilih dia?” Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari tidurnya
sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan dia membuka laci
meja riasnya.
Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas didalamnya.
Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada
saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop
surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya
memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.
“Buka aja.” Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya
menebak warnanya pasti putih hehehe.
Saya membaca satu kalimat diatas dideretan paling atas.
“Busyet dah nih orang.” Saya menggeleng-gelengka n kepala sambil menahan
senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya.
Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan
kata-katanya. Begini isi surat itu.
Kepada YTH
Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon
kakak buat adik-adik saya
Di tempat
Assalamu’alaikum Wr Wb
Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.
Saya, yang bernama …… menginginkan anda ……untuk menjadi istri
saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa.
Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan
untuk mencukupi kebutuhan
istri dan anak-anakku kelak.
Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan
ngontrak selamannya.
Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak
kepanasan dan tidak kehujanan.
Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa
kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya.. Untuk menutupi
kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa.
Cinta saya juga biasa saja..
Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.
Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena
saya tidak tahu suratan jodoh saya.
Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang
baik. Kenapa saya memilih anda ?
Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda.
Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah.. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah.
Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.
Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya.
Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan.
Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin
Wassalamu’alaikum Wr Wb
Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini
saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah.
Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang
berbunga-bunga.
Surat cinta minimalis, saya menyebutnya
.
Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum
tertahan.
“Kenapa kamu memilih dia..”
“Karena dia manusia biasa.” Dia menjawab mantap. “Dia sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya.
Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.
Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.”
“Maksudnya?”
“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada.
Iya kan ? Paling gak.Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat
nanti kita jadi gembel.
“Ssttt.” Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita belum
tidur. Terdiam kita memasang telinga.
Sunyi.. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling
berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing.
“Udah tidur. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama.” Kita kembali
rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan kita tadi masih
terngiang terus ditelinga saya.
“Gik…”
“Tidur. Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya.. Saya ingin dia
tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah,
kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.
Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.
Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa
ada hal lain yang
mengatur segala kehidupannya.
Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh
ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak.
Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi
sebuah ‘proses usaha’. Betapa indah bila proses menuju pernikahan
mengabaikan harta, tahta dan ‘nama’.
Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.
Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan
yang utama.
Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah.
Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya.
Maka semua menjadi indah.
Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang
mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah
pernikahan.
Kita hanya bisa
memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah
dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan
kemantapan untuk menikah.
Lalu, bagaimana dengan cinta ?
Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.
Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya.
Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam
pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo),
kalau diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan
jiwa).
Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha
menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.
forward from: Desi Apriani
yogie al-fakir
Mantan Menteri SBY Berkhianat??
Jiah, mantan menteri yang dulu merupakan “pembantu” Bapak Presiden kok malah berkianat?
Itu sesuai dengan apa yang diungkapan oleh salah satu kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul di berbagai kesempatan. Seperti pada wawancara dengan Pak Ruhut di salah satu televisi swasta tadi hari ini (17/12). Pak Ruhut juga mengatakan bahwa menteri itu berjumlah 2 orang dan semua berasal dari profesional. Apabila ini benar-benar terjadi, alangkah sangat mengkhawatirkan sekali karena akan berdampak pada stabilitas keamanan.
Tetapi yang sangat disayangkan, Pak Ruhut sendiri atau dari pihak Demokrat atau Pak SBY sendiri tidak menjelaskan siapa nama menteri-menteri tersebut. Sehingga muncul berbagai pernyataan yang mengatakan itu hanyalah untuk mengalihkan kasus Bank Century yang saat ini baru berjalan. Hal serupa juga sering dilontarkan oleh orang nomor satu di Negeri ini, kita ambil contoh saja, ketika akan diadakan demo untuk memperingati hari anti korupsi tanggal 9 Desember lalu, Bapak SBY mengatakan bahwa demo-demo yang akan diadakan pada peringatan hari anti korupsi ditengarai akan ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik lain. Tetapi nyatanya demo kemaren juga tidak terjadi cara-cara anarkhis.
Sehingga jangan sampai para pemimpin negara ini seperti sebuah carita masa lalu dimana dalam sebuah rumah ada 3 orang, dan satu diantaranya adalah seorang pembual. Ketika seorang pembual itu mengatakan ada kebakaran, dan 2 orang temannya uda meminta tolong pada warga dan ternyata tidak tidak terbukti. Sehingga ketika ada kebakaran beneran, 2 orang tadi tidak percaya dan terjadilah kebakaran yang besar.
Di UII Terpadu ditemukan candi Hindu-Budha
Di kompleks kampus UII Terpadu, Jakal km 14, Yogyakarta telah ditemukan sebuah situs candi baru. begitu rilis di Surat Kabar yang terbit di Yogyakarta. Lokasi penemuian berada di sebelah timur Masjid Ulil Albab UII Terpadu Yogyakarta yang sebelumnya akan digunakan sebagai perpustakaan baru.
Menurut sumber dari BP3 DIY dan Jateng, Candi ini merupakan candi istimewa dan mempunyai hasil pahatan dengan kualitas tinggi, sehingga keberadaan candi ini akan di lestarikan dan dipugar.
Sementara itu, dari pihak UII, rektor Prof. Suandi Hamid juga mengatakan bahwa apabila benar diketemukan candi di kawasan kampuz UII Terpadu Jl. Kaliurang km 14 Yogyakarta, maka pihak UII juga akan mengiujinkan apabila hendak dipugar.
Seandainya ini benar maka akan menjadi sejarah baru, bahwa di kompleks kampuz perguruan tinggi ISLAM akan terdapat bangunan dari agama laen.
Hanya ada di Indonesia
Indonesia merupakan negara hukum yang dalam kehidupan masyarakatnya diatur oleh Undang-undang. Sebagai negara hukum Indonesia mengakui adanya persamaan hukum untuk seluruh warga negara, tanpa terkecuali.
Itulah yang seharusnya trerjadi di Indonesia. Tapi pada kenyataannya, hukum di Indonesia masih kalah jauh dengan yang namanya UANG alias DUIT alias MONEY dalam bahasa kerennya. Ini bukanlah fitnah atau apalah namanya, tapi ini memang sebuah fakta yang terpublish oleh media. banyak kasus yang bisa dijadikan contoh konkrit untuk membuktikan ini semua.
Sebagai contoh, kasus nenek meinah di banyumas, yang dipenjara hanya gara-gara mengambil 3 (tiga) biji kakao di perusahaan perkebunan. Kemudian di Jawa Timur, 2 orang laki2 ditangkap polisi gara-gara mengambil buah semangka dan itu saya yakin hanya merupakan sedikit dari banyak kasus yang dialami masyarakat kecil dan perujung di pengadilan dan masuk bui.
Sekarang kita liat Anggodo, yang merupakan warga negara Indonesia yang berduit banyak, dia bisa melenggang kesana kemari dengan enaknya tanpa merasa bersalah seidikitpun dan Polisi juga dengan mudahnya tidak menjeratnya.Padahal kita tau rekaman yang diputar di MK sudah bisa dijadikan bukti menjeratnya. Itu karena apa??? Mungkin itu karena si nak Mas Anggodo mempunyai banyak uang sedangkan si mbah minah tidak punya uang.
Ini kisah saya sendiri dan saya alami, ketika saya melapor ke kantor Polisi di salah satu polsek di wilayah DIY tentang pencurian Laptop di kamar kos, memang Bapak polisi membantu mencarikan, tapi itu semua tidak berlangsung lama dan dihentikan ditengah jalan sampai dengan saat ini, padahal sebenarnya masih ada jalan karena yang dicurigai mencuri bapak polisi juga tau, tapi karena saya tidak punya duit untuk “uang rokok” maka kasusnya pun berhenti di tengah jalan, dan saya yakin kasus serupa masih banyak di temukan di berbagai daerah di Indonesia yang dialami oleh rakyat kecil seperti saya. Sehingga kemana lagi rakyat kecil akan mengadu kalau sudah seperti ini????
Kirimi Aku Bunga….
Nana dan Ido udah lama banget pacarannya. Baru-baru ini mereka putus alias bubaran. Alasannya seh sepele aja. gara-gara pas Valentine Si Nana minta dikirimin bunga. Eh, Si Ido malah ngirimin bunga raflesia.
Anehlah lagi, dengan bangganya si Ido bilang “ku harap kamu menjadi seperti bunga ini…..”

