Posts Tagged ‘kita’

Hollywood Camera Work : Close Push (1)

Close Push adalah salah satu yang paling banyak digunakan dan gerakan yang paling ekspresif yang dapat kita lakukan. Close Push memungkin kita untuk menampilkan suatu cerita. Close Push adalah sangat kuat apabila kita berniat untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu yang mempunyai arti. Kita menyarankan bahwa Close Push digunakan untuk peristiwa yang mempunyai arti, yang mencakup hal-hal berikut: Fokus, Ketegangan, Signifikansi, Konsekuensi, Keterbukaan, Pengertian, Mencoba memahami,

Fokus (Focus)
Fokus adalah bentuk umum dari Push in. Push in dengan perlahan-lahan, meningkatkan perhatian dan membuka indera kita. Hampir tanpa menghiraukan mengenai apa yang terjadi dalam suatu adegan, fokus akan meningkatkan kewaspadaan kita. Fokus adalah baik, untuk situasi yang meminta untuk fokus pada karakter, misalnya kita gunakan Push In pada kapten yangh sedang menderita di tengah-tengah bahaya pada suatu peperangan yang tragis.

Ketegangan (Tension)
Ketegangan melibatkan kesadaran yang kuat; misalnya, Sejumlah karakter yang mencoba untuk menghentikan kebocoran reaktor nuklir. Ketika kita menyempitkan ruang di antara karakter dan kita, kita dapat membuat perasaan tertekan.
Ketegangan adalah situasi di mana terdapat suatu emosi, perjuangan mental, misalnya, seorang wanita yang berjuang dengan konflik mengenai hubungan yang emosional. Kita menyempitkan ruang antara perempuan dan kita, sehingga kita dapat menciptakan perasaan tertekan.

Signifikansi (Significance)
Signifikansi menunjukkan bahwa sesuatu yang memiliki banyak arti, misalnya seorang wanita berbicara sesuatu yang berarti banyak baginya. Seperti, dia berbicara tentang berapa banyak anak-anak yang menderita penyakit tertentu, dan bagaimana kita membantu mereka dengan mudah, kita Push In pada wanita karena kita merasa ini adalah cara penting untuk dia.
Signifikansi secara sederhana memberitahu bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada informasi, misalnya seorang laki-laki meninggalkan tempat, dan kita Push In pada dokumen di meja yang ditinggalkan karena dia lupa, dan Push In harus menjadi signifikan.

sumber : www.msuyanto.com

Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan

Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power, menyatakan bahwa kebanyakan orang dalam kebudayaan kita diprogramkan untuk takut gagal. Padahal, kita semua pernah menginginkan sesuatu tetapi mendapatkan yang lain.

Kita semua pernah gagal dalam tes, menderita dalam cinta yang membuat frustrasi yang tidak berhasil, menyususn rencana bisnis yang kemudian gagal. Kata hasil” itulah yang digunan orang sukses, mereka tidak melihat kegagalan. Mereka tidak percaya kepada kegagalan. Itu tidak masuk hitungan mereka. Sukses merupakan kebalikan dari gagal. Sukses sesungguhnya hanyalah status sosial atau hanyalah sebuah prestasi yang telah dicapai dari suatu tujuan atau sasaran

Orang selalu sukses mendapatkan semacam hasil. Sukses-sukses super dari kebudayaan kita bukanlah orang yang tidak gagal, melainkan orang yang tahu bahwa mereka mencoba sesuatu dan tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka mendapatkan pengalaman belajar. Mereka gunakan apa yang telah mereka pelajari itu dan mencoba sesuatu yang lain saja. Mereka ambil tindakan-tindakan baru dan menghasilkan hasil-hasil baru. Abraham Lincoln paling tidak mengalami minimal 11 kegagalan besar sebelum menjadi Presiden. Asa Candler pembeli hak kemasan Coca-Cola pernah gagal memasarkan minuman pada pabrik soda pada 1899. Steve Jobs dengan tidak melisensikan sistem operasi Macintosh kepada pihak lain menjadi gagal menguasai sistem operasi dunia yang sekarang dipegang oleh Microsoft, bahkan Steve Jobs sendiri pernah didepak dari Apple. Akio Morita dari Sony juga pernah gagal karena tidak mau melisensikan video Betamax yang lebih baik dari VHS buatan Matshushita. Sekarng video yang ada adalah VHS, karena Matshushita mau melisensikan teknologinya kepada pihak lain. Warren Bennis dari Xerox pernah gagal karena memutuskan tidak menjual PC, padahal Xerox mempunyai teknologi lebih baik dibandingkan yang lainnya. Henry Ford gagal dalam memproduksi dan memasarkan kapal dan pesawat terbang dibandingkan dengan memproduksi dan memasarkan mobil. Soichiro Honda menyatakan bahwa yang diketahui orang lain tentang kesuksesannya itu hanya 1 % padahal kegagalannya 99% yang tidak diketahui orang.

Salah satu aset yang bermanfaat hari ini dibandingkan hari kemarin adalah pengalaman. Orang yang takut gagal akan berperilaku untuk tidak berbuat sesuatu yang mungkin tidak efektif. Inilah yang menghalangi mereka dari mengambil tindakan yang sebetulnya bisa menjamin tercapainya keinginan mereka. Orang yang percaya pada kegagalan itu hampir dijamin biasa-biasa saja keberadaannya. Kegagalan adalah sesuatu yang pokoknya tidak dipersepsikan oleh orang-orang yang mencapai kebesaran. Mereka tidak terpuruk oleh kegagalan. Mereka tidak melekatkan emosi-emosi negatif kepada sesuatu yang tidak efektif. Maka sesungguhnya kegagalan itu tidak ada, tetapi yang ada adalah hasil yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan dan kesuksesan sejati adalah apabila kita dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan Tuhan.

sumber : www.msuyanto.com

You are the Champion

“ YOU ARE THE CHAMPION – KAMU ADALAH SANG JUARA”

Ungkapan ini tidak hanya diucapkan saat kamu memenangi suatu perlombaan. Ungkapan ini pada dasarnya telah melekat pada diri / hati kamu sejak pertama kali kamu menghirup udara di dunia ini. Kamu semua terlahir sebagai sang juara. Apakah kamu menyadari predikat yang telah diberikan Allah kepada mu?

Apabila kamu telah sadar akan predikat yang disandang sejak lahir, tidak akan pernah terlontar dari mulut kamu kata-kata MENYERAH, MENGELUH DAN PUTUS ASA.

Mengapa kita diberikan predikat sebagai Sang Juara ????

Kembali kita harus membuka sejarah yang panjang tentang asal usul diri kita.
Kedua orang tua kita saat melakukan buhungan, tidak hanya dalam sekali saja lalu terbentuklah sebuah janin. Hubungan tersebut dilakukan berkali kali, dan setiap buhungan berjuta-juta sel /sperma dari sang ayah berlomba-lomba untuk bergabung dan menyatu dengan sel telur dari sang Bunda.

Berjuta-juta……….dan semua itu adalah saudara-saudara kita semua.

Tapi berapakah yang menang? Siapakah mereka ?

Setelah berhasil mengalahkan saudara-saudara kita sendiri, akhirnya hanya satu yang berhasil menyatu dan membentuk sebuah embrio (cikal bakal manusia).
Tidak mudah dan cepat embrio tersebut bisa menghirup udara dunia. Dia juga harus melewati tantangan yang berat dan juga harus melawati waktu yang sangat panjang (sembilan bulan sepuluh hari).
Dalam proses menuju kemenangan sebagai manusia pun tidaklah mudah. Banyak rintangan dan juga perubahan-perubahan bentuk yang harus kita jalani.
Pada saat perhitungan waktu yang telah ditentukan, akhirnya kita keluar sebagai pemenang,

sebagai sang JUARA.

Kita bisa keluar dari perut sang Bunda dan kita bisa bebas menghirup segarnya udara dunia. Saat kita lahirpun kita sudah diberikan kebebasan, yaitu untuk berteriak (karena kita masih belum bisa ngomong, jadi yang keluar adalah sebuah tangis) sekencang-kencangnya untuk melampiaskan kemenangan. Sebagai sang Juara, kita disambut oleh tepuk tangan dan juga tawa riang oleh orang tua kita dan juga saudara-saudara kita yang telah terlebih dahulu menjadi juara. Betapa besar sambutan atas kemenangan kita. sebagai sang jura kita selalu didoakan, dijaga dan dilayani sebaik mungkin.
I
tulah sejarah panjang tentang lahirnya SANG JUARA.

Nah, apakah sekarang kamu telah sadar akan predikat yang ada pada diri kamu?
Untuk itu jangan kamu sia-siakan kesempatan hidup ini. Jalanilah hidupmu sebagai sang juara.

Jangan pernah menyerah………. !!
Jangan pernah putus asa……….. !!
Jangan pernah mengeluh…………. !!

Kita punya kekuatan untuk melawan dan keluar darisemua masalah.

Ingat akan berjuta-juta saudara yang telah kamu kalahkan…………
Ingat sambutan kemenangan yang telah orang tua berikan…………
Kamu adalah mutiara yang tak ternilai harganya.
Tidak pernah terlahir seorang juara yang tidak mempunyai nilai.
Jangan sia-siakan kematian saudaramu dan jangan pula kamu sia-siakan kemenangan kamu!!

“…….YOU ARE THE CHAMPION…….”

Semoga tuliskan ini bermafaat dan bisa menambah semangat hidup, semangat belajar dan semangat beribadah.
Semoga kemengan kamu merupakan titik awal kesuksesan masa yang akan datang. Amien….Amien….Amien…..

Tips dan Trik Ujian Pendadaran

Ujian pendadaran atau sidang pendadaran adalah ujian akhir dari tahap studi seorang mahasiswa. Baik S1, S2 maupun S3, sidang pengujian sudah menjadi sesuatu yang lazim. Ujian pendadaran diperlukan untuk mengetahui apakah seseorang dianggap memiliki kapabilitas yang cukup, sehingga ia layak memperoleh gelar Sarjana, Master, atau Doktor. Bagi sebagian orang, ujian pendadaran dianggap sebagai sebuah momok yang menakutkan. Benarkah demikian ? Tentu bila kita tahu tips-tipsnya, ujian pendadaran tidak seseram yang kita bayangkan.

Musim ini lagi musim pendadaran di kampus UGM untuk periode wisuda November 2007. Beberapa teman sempat bertanya kepada saya tentang tips-tips biar sukses pendadaran. Hmm…..ada-ada aja deh nanyanya ? Emangnya SPMB ? Nggak banyak sih, tapi muga-muga bisa membantu teman-teman yang akan pendadaran Desember atau Januari (untuk periode wisuda Februari di UGM) atau periode wisuda 2008 untuk universitas lainnya. Ini dia :

1. Pastikan kita mendapatkan dukungan penuh dari dosen pembimbing. Caranya, sering-sering aja ngobrol tentang skripsi dan konsultasikan materi yang mungkin diujikan. Kalau perlu, tanpa harus menyebut langsung, gunakan kata-kata ini, “Kira-kira yang perlu saya perhatikan pas ujian pendadaran nanti dari materi ini apa, pak ?” Dijamin, dosen pembimbing Anda pasti akan memberikan penjelasan yang bisa jadi adalah kisi-kisi hasil conference mereka dengan calon penguji Anda. Oya, lakukan ini saat mendekati ujian pendadaran, 5 atau 4 hari sebelum ujian.

2. Jujurlah dengan dosen pembimbing tentang materi slide dan demo Anda. Kalau perlu, kirimkan via email slide materi yang akan Anda tampilkan dan mintalah pendapat dari dosen pembimbing Anda. Itu kalau mereka rajian mainan internet. Kalau tidak, cukup presentasi saja di depan mereka dan mintalah pendapat mereka tentang slide Anda.

3. Siapkan dan kuasai semua yang berhubungan dengan naskah skripsi Anda. Buatlah slide notes (poin yang akan dibicarakan) untuk tiap-tiap slide. Buat seringkas dan sepadat mungkin. Slide akan lebih berkesan apabila Anda banyak menampilkan gambar atau bagan dan Anda fasih menerangkannya dengan bahasa Anda. Jangan copy paste naskah makalah langsung ke slide Anda, karena slide bukan untuk menampilkan naskah, tapi intisari naskah Anda. Siapkan juga beberapa kemungkinan pertanyaan dan jawaban yang mungkin muncul dari materi tugas akhir Anda.

4. Siapkan demo Anda sebaik mungkin, kalau perlu gladi resik sebelum pendadaran. Beberapa teman saya yang memanfaatkan koneksi wireless harus begadang untuk memastikan koneksi di kampus lancar dan tidak bermasalah. Kalau perlu, buatlah backup demo (apabila Anda melakukannya dengan komputer) melalui capture video dengan software semacam Camtasia atau yang sejenis. Pastikan tidak ada kesalahan sekecil apapun saat Anda melakukan demo alat / perangkat lunak di saat sidang pendadaran.

5. Bawa semua alat peraga yang mungkin perlu, termasuk berkas-berkas dan buku pendukung yang Anda butuhkan untuk menjelaskan teori Anda, apabila diperlukan. Kalau perlu, bawalah pointer infra merah yang memudahkan presentasi Anda.

6. Pastikan Anda mempersiapkan pakaian pendadaran (biasanya pakaian resmi dengan dasi) dua hari sebelum pendadaran.

7. Pastikan Anda mempresentasikan tugas akhir Anda dengan tegas, perlahan-lahan tapi jelas. Hindari kata-kata yang mengandung “asumsi” dan “keragu-raguan”, seperti kata : “mungkin”, “barangkali”, dan sebagainya. Gantilah dengan kata-kata : “sejauh pemahaman saya”, “sejauh yang saya ketahui”. Kata-kata yang menimbulkan penafsiran “keragu-raguan” adalah peluang emas bagi dosen penguji untuk memberikan pertanyaan yang mematikan.

8. Berusahalah tampil dengan mimik wajah seramah mungkin. Sejelek apapun, atau setampan apapun Anda, tanpa senyuman tidak akan menimbulkan kesan yang menyejukkan hati.

9. Perhatikan dengan benar pertanyaan dan pernyataan dari penguji Anda. Jawab seperlunya saja dan katakan “tidak tahu” apabila Anda benar-benar tidak tahu jawaban dari pertanyaan yang dirasa sangat sulit. Lebih baik menjawab jujur daripada berpura-pura bohong untuk menutupi kebodohan. Pengalaman saya, bila kita berpura-pura tahu, padahal tidak tahu, dosen akan menyadarinya dan akan memberi pertanyaan susulan yang akan menyulitkan kita.

Apabila penguji memberikan kritikan atau saran, terima saja dan catatlah saran-saran tersebut pada kertas. Keseriusan kita menanggapi saran penguji memberikan nilai lebih pada approachment (penampilan) kita saat pendadaran.

10. Sebelum menjawab pertanyaan, ucapkan terima kasih kepada penguji atas pertanyaan mereka.

11. Jangan lupa berdoa sebelum ujian dan yakinlah bahwa Allah SWT memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan ikhtiar kita.

Oke, mungkin itu dulu deh tips dan trik pendadaran. Good luck buat teman-teman yang akan pendadaran dan berdoalah semoga ilmu kita bermanfaat untuk orang lain.

Prinsip Hidup : ” I want to and I have to”

Ya, itulah sebuah prinsip baru yang aku dapetin dari mas okik sama wisnu. Dua orang sahabatku yang tergabung dalam ‘pelacur UNO’, hehehe…
Dari falsafah itu pulalah aku mengerti alasan mengapa mereka merasa enjoy menjalani kehidupan mereka seperti saat ini. Aku akan mencoba menerapkannya dalam hidupku falsafah itu.

“I have to” = Saya membutuhkan
“I want to”= Saya menginginkan

Keduanya merupakan pilihan ketika kita akan memilih sesuatu. Apakah sesuatu itu kita butuhkan??atau kah sesuatu itu hanya kita inginkan??Keduanya akan berakibat pada hal apa yang akan kita lakukan kalau kita telah menemukan jawabannya.

Bila kita hanya membutuhkan sesuatu tersebut maka hal yang akan kita lakukan ketika kita sudah mempunyai yang baru maka kita akan melupakan yang lama.
Sedangkan apabila kita hanya menginginkannya maka sesuatu yang telah kita dapat tersebut akan kita jaga, akan kita rawat supaya sesuatu tersebut selalu kita miliki. Sehingga ketika saya akan memilih sesuatu kita harus tau apakah sesuatu itu hanya kita butuhkan saat kita butuh atau sesuatu itu memang karena kita menginginkannya.Karena apabila kita menginginkan sesuatu maka sesuatu itupun setelah kita miliki akan bertahan lama bersama kita.
Ingan lagu d’masiv yang Jangan Menyerah….
….Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi…

Waroeng Burjo depan Rakosa FM Djogja, 27 Juli 2009

Provinsi DIY Terbentuk dari 2 Kerajaan penerus Dinasti Mataram ISLAM

Provinsi DI Yogyakarta terbentuk dari 2 Kerajaan penerus Dinasti Mataram ISLAM, yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pura Paku Alaman. 2 Negeri yang diakui kekuasaan oleh Penjajah Belnda.

Bergabungnya Nagari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Pura Pakualaman ke dalam NKRI di maklumatkan oleh Sri Sultan HB IX dan KGPAA Paku Alam VIII pada tanggal 5 September 1945. pada saat itu menurut cerita di pelajaran Sejarah sewaktu saya duduk dibangku sekolah, di ceritakan bahwa apabila waktu itu Sultan HB IX tidak bergabung dengan NKRI maka akan diberikan kekuasaan atas Pulau Jawa kepadanya. Tetapi Sri Sultan HB IX tdk mau mengikuti kata Belanda karena apabila beliau mngikutinya maka tidak akan pernah ada Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti saat ini.

Yogyakarta, adalah Ibu Kandung Negara kita, NKRI. Tanpa Jogja NKRI tak kan pernah ada. Tanpa Jogja, penjajahan belum tentu berakhir sampai saat ini.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya, demikian kata orang-orang bijak. Tetapi apa yang terjadi dengan Indonesia???Apakah rakyat Jogja tidak boleh merasakan atau menerima predikat sebagai daerah istimewa???

Sudah sepantasnya Yogyakarta disebut dan diperlakukan sebagai daerah Istimewa. Karena peran besar Yogyakarta di masa lalu sangatlah besar. Mulai dari Kongres Boedi Utomo I yang diaadakan di Jogja, kemudian peristiwa pemindahan kekuasaan Ibu Kota RI di masa perjuangan, SO 1 maret yang jelas-jelas membuktikan kepada dunia bahwa RI masih ada semua itu hanyalah bagian kecil dari pengorbanan Yogyakarta untuk Republik.

Keistimewaan yang dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Yogyakarta adalah penetapan jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY pada diri Sultan Hamengku Buwono dan KGPAA Paku Alam yang bertahta. sebenarnya menurut rakyat kecil, inti dari keistimewaan itu sendiri adalah seperti itu. Bukan dengan Pemilihan Gubernur yang dirasa bisa menimbulkan perpecahan ditubuh masyarakat DIY sendiri.

Perlu diketahui bahwa demokrasi TIDAK HARUS DENGAN PEMILU, tetapi demokrasi bisa dilakukan dengan cara lain yang mana cara tersebut bisa mengakomodir semua kepentingan. kalau kita menengok di saat kita masih duduk dibangku SD guru kita akan bercerita bahwa ciri khas masyarakat Indonesia adalah MUSYAWARAH dan MUFAKAT. Tetapi bila kita dengar pernyataan Presiden di media beberapa saat lalu menyatakan bahwa Rangkap jabatan hanya ada di dalam KETHOPRAK. Hal lain yang dikemukakan oleh Pejabat publik lainnya adalah bahwa Yogyakarta bukan lagi monarkhi absulut, tetapi harus menjadi monarkhi konstitusi sehingga pemilihan Kepala daerah dilaksanakan dengan Pemilihan Langsung.

Seandainya dalam UUK DIY nanti ditetapkan bahwa jabatan Gubernur dan wakil Gubernur berdasarkan penetapan Sultan dan Paku Alam yang bertahta maka masih adakah kesempatan Sultan untuk maju ke tingkat Nasional???Pertanyaan ini yang akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya…..

Renungan Untuk Yang Mencari Pasangan Hidup

Mungkin ada yang menganggap terlalu naif dan hanya ada di dalam cerita
aja. Apapun itu, kadang memang harus pinggirkan hal duniawi dan
kembali ke dasar kita.
____________ _________ _________ _________ _
Renungan buat yang sedang mencari pasangan hidup ataupun yang sedang
mengarungi bahtera rumah tangga..

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan
pertanyaan yang sama.. Kenapa kamu memilih dia sebagai
suamimu/istrimu?

Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban
duniawi (cakep atau tajir :D manusiawi lah :P ).

Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya.
Hingga detik ini
saya masih ingat setiap detail percakapannya.

Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju
pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan.

Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu
sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran.

Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah akhwat, sama
seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat
berhati-hati dalam memilih suami..

Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika
dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius.

Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya
menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.

Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya.
Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama
proses pernikahan.

Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.. Asli..

Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.

Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa
memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali
waktu itu (sok sibuk sih aslinya).

Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia
telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal.

Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan
pernikahannya. That’s all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.

Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya
memutuskan untuk menginap dirumahnya.

Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua.

Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita.
Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa
juga
kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia
juga ingin bercerita banyak pada saya.

Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kita tidur.

“Aku gak bisa tidur.” Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham
kondisinya saat ini.

“Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur.”

“Iya.. ya.” Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu
kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik.

Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kita lakukan. Kita berbicara banyak
hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat
jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang menerangi kamar
saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini
saya pendam.

“Kenapa kamu memilih dia?” Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari tidurnya
sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan dia membuka laci
meja riasnya.

Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas didalamnya.

Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada
saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop
surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya
memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.

“Buka aja.” Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya
menebak warnanya pasti putih hehehe.

Saya membaca satu kalimat diatas dideretan paling atas.

“Busyet dah nih orang.” Saya menggeleng-gelengka n kepala sambil menahan
senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya.

Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan
kata-katanya. Begini isi surat itu.

Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon
kakak buat adik-adik saya

Di tempat

Assalamu’alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama …… menginginkan anda ……untuk menjadi istri
saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa.

Saat ini saya punya pekerjaan.

Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan
untuk mencukupi kebutuhan
istri dan anak-anakku kelak.

Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan
ngontrak selamannya.

Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak
kepanasan dan tidak kehujanan.

Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa
kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya.. Untuk menutupi
kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa.
Cinta saya juga biasa saja..

Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.

Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena
saya tidak tahu suratan jodoh saya.

Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang
baik. Kenapa saya memilih anda ?

Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda.

Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.

Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah.. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah.

Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya.

Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan.

Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini
saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah.

Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang
berbunga-bunga.

Surat cinta minimalis, saya menyebutnya :D .

Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum
tertahan.

“Kenapa kamu memilih dia..”

“Karena dia manusia biasa.” Dia menjawab mantap. “Dia sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya.

Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.

Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.”

“Maksudnya?”

“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada.
Iya kan ? Paling gak.Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat
nanti kita jadi gembel.

“Ssttt.” Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita belum
tidur. Terdiam kita memasang telinga.

Sunyi.. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling
berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing.

“Udah tidur. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama.” Kita kembali
rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan kita tadi masih
terngiang terus ditelinga saya.

“Gik…”

“Tidur. Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya.. Saya ingin dia
tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah,
kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.

Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa
ada hal lain yang
mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh
ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak.

Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi
sebuah ‘proses usaha’. Betapa indah bila proses menuju pernikahan
mengabaikan harta, tahta dan ‘nama’.

Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.

Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan
yang utama.

Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah.

Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya.

Maka semua menjadi indah.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang
mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah
pernikahan.

Kita hanya bisa
memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah
dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan
kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta ?

Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.

Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya.

Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam
pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo),

kalau diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan
jiwa).

Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha
menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.

forward from: Desi Apriani

yogie al-fakir

Perlunya kehadiran Tuhan Dalam Pemeliharaan Lingkungan

Kita dan Bencana

Orientasi kehidupan manusia modern saat ini cenderung materialistik dan hedonistik memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap cara pandang manusia terhadap lingkunganya. Cara pandang yang demikian inilah yang kadang membuat pemahaman terhadap pengelolaan lingkungan yang salah pula. Kita sering mendengar ungkapan tiada hari tanpa bencana baik berupa banjir, tanah longsor, angin ribut bahkan juga kekeringan dan sebagainya, inilah yang membuat dan menghadirkan rasa tidak nyaman dan cemas dalam kehidupan kita. Apabila hal ini dibiarkan dan kita tidak sadar dengan keberadaan kita sebagai pengemban amanah terhadap alam ini (khalifatullah fil ‘ardh) maka kehancuran alam akan semakin cepat.

Pengendalian yang sangat strategis adalah mengembalikan dan menyadarkan manusia akan keberadaan dan peranannya yang tidak sendirian melainkan bersama dengan makhluk Allah yang lain. Disinilah perlunya sikap apresiatif dan kearifan kita dengan membangun keharmonisan dan keserasian antara makhluk dengan alam dan lingunganya yang sama-sam ciptaan Allah SWT. Suatu pertanyaan yang menggelitik, perlukah kehadiran dan campur tangan Tuhan dalam pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan?.

Makna Teologi

Istilah ‘Teologi” sering dimaknai sebagai bagian dari terminologi agama yang membahas tentang ketuhanan. Maka dalam kontek ini perlu kita klarifikasi teologi dalam kontek hubungan antara manusia , alam dan Tuhan, yang memiliki aspek nilai yang normatif.

Makna teologi juga bisa berkaitan dengan keberadaan Tuhan yang kita hadirkan dalam semua aspek kegiatan manusia, termasuk dalam kegiatan pendidikan dan pencerahan, pemanfaatan sumber daya alam serta pengelolaan lingkungan.

Pengelolaan lingkungan merupakan suatu tugas dan kewajiban manusia. Manusia ,alam dan Tuhan merupakan satu kesatuan yang memiliki hubungan spiritual, yang menjadi landasan dalam berfikir dan bertindak manusia hubunganya dengan lingkunganya dengan mengintgrasikan aspek fisik (alam) termasuk manusia dan yang non fisik yakni Tuhan.

Manusia dan Alam

Alam merupakan realitas yang tidak berdiri sendiri, akan tetapi berhubungan dengan manusia dan realitas yang lain. Dalam bahasa religius alam merupakan representasi dan manifestasi Yang Maha Pencipta, yang perlu dipahami bahwa realitas itu tidak diciptakan dengan ketidaksengajaan (kebetulan atau main-main), tetapi dengan nilai dan tujuan tertentu dan dengan kebenaran. (QS: Al An’am 73; Al Dukhaan 38-39; Ali Imran 191)

Manusia merupakan bagian dari alam , sehingga keberadaan manusia di alam adalah saling membutuhkan, saling mengisi. Manusia memiliki peran yang spseifik disbanding dengan dengan makhluk yang lain yaitu sebagai khalifah, dan wakil Tuhan di bumi  (QS: Al An’am 165).

Dalam konsep teologis hubungan antara manusia dan lingkungannya dapat dijelaskan dalam 3 hal.

  1. Hubungan keimanan dan peribadatan, alam dan lingkungan sebagai sarana bagi manusia untuk mengenal kebesaran dan keagungan Tuhan .
  2. Hubungan pemanfaatan yang berkelanjutan. Alam dengan segala sumberdayanya merupakan ciptaan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dalam memanfaatkan sumberdaya alam untuk menunjang kehidupan manusia harus secara wajar.
  3. Hubungan pemeliharaan untuk semua makhluk. Manusia mempunyai kewajiban memelihara alam untuk kelanjutan kehidupan, tidak hanya bagi manusia saja tetapi untuk semua makhluk hidup lainya.

Sebagai khalifah di bumi manusia harus bisa mempresentasikan peran Tuhan terhadap alam semesta ciptaaNya dengan memelihara dan menebarkan rahmat di alam semesta. Oleh karena itu kewajiban manusia terhadap alam dan lingkungan dalam rangka pengabdian dan ibadah pada Tuhan adalah memelihara untuk menjaga keberlangsungan kehidupan di alam. Untuk mempertahankan dan memenuhi hajat hidupnya manusia diperkenankan Tuhan untuk memnfaatkan segala sumberdaya alam secara wajra danbertanggungjawab. Pemanfaatn sumber daya alam yang belebihan berarti merampas hak –hak generasi berikutnya. Penguasaan dan penaklukan alam yang bersifat materialistik, tidak sejalan dengann konsep teologi pengelolaan lingkungan yang sangat mengutamakan kearifan dan keberlanjutan kehidupan di alam semesta ini. Dan yang paling mendasar perlu dipahami yang berhak menguasai alam ini adalah Allah Tuhan yang Maha Kuasa.

Mari kita renungkan bersama bahwa alam dan lingkungan adalah milik kita sebagai amanah yang Maha Kuasa.

Kisah Seekor Kupu-kupu

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil
muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia
berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian
kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha
semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut
memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.

Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh
gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya
karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan
melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang
seiring dengan berjalannya waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di
sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah
bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah
bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu
untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari
tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan
siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin
justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang
dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan.

Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang” Sesungguhnya Tuhan itu Maha
Pengasih dan Maha Penyayang.

Kita memohon Kekuatan…dan Tuhan memberi kita
kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.

Kita memohon kebijakan…dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.

Kita memohon kemakmuran…dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk
dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.

Kita memohon Keteguhan Hati…dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk
diatasi.

Kita memohon Cinta…dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk
diselamatkan dan dicintai.

Kita memohon Kemurahan Kebaikan Hati…dan Tuhan memberi kita
kesempatan-kesempatan yang silih berganti.

Begitulah cara Tuhan membimbing Kita…
Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya
tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?.

Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan
memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal,
bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik
untuk kita.

Dunia saat ini, cowok banyak yang Homo, Cewek banyak yang lesbi

Ya, homosex atau yang sering kita dengar dengan istilah Gay, Lesbian, itu sudah tidak asing lagi buat kita yang hidup di kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan laen-laen bahkan orang-orang kayak gitu udah ga asing lagi kita temui di sekitar kita. Tapi, biasanya kita merasa risih kalau deket-deket sama orang kayak gitu. Padahal orang-orang kayak gitu udah secara terang-terangan muncul dihadapan kita dimall-mall, di jalan-jalan, di cafe-cafe dan laen sebagainya.

Hmm….Sekarang coba kita pikir kalau yang menjadi homo itu kita atau bagian dari keluarga kita, gimana rasanya??????Hayooo???-Nah loe…-Emank banyak banget teori yang bermunculan tentang asal usul kenapa orang itu bisa mempunyai perilaku seks sebagai seorang “homosex”???tapi sebelumnya kita harus sama kan persepsi atau pemikiran kita terlebih dahulu tentang arti homosex itu.

Homosex menurut gw adalah perilaku orang yang suka atau bisa terangsang nafsu seksualnya dengan orang yang sejenis yang dilakukan secara terus menerus. Maksudnya terus menerus itu adalah perilaku tersebut di lakukan berulang kali, karena ada juga yang melakukan perilaku seksual sejenis itu cuma karena terpaksa. Misal, saat di dalam penjara, karena gak ada cewek maka mau ML (Making Love) sama cowok, itupun gara-gara nafsu seksualnya udah gede banget –Gak ada cewek, cowok pun jadi- hehe…..Itu bisa tidak di bilang homosex karena ketika mereka udah keluar dari penjara mereka kembali lagi kepada istri-istri mereka. Namun kebanyakan dari fakta yang ada apabila seseorang udah pernah melakukan hubungan sejenis maka sulit baginya buat bisa ninggalin hubungan sejenis tersebut . Nah itu baru atu yang kita bahas, kemudian ada juga orang yang bisa terangsang bila sama cewek maupun sama cowok, mereka itu biasa disebut sebagai bisex. Menurut psikolog, bisex malah bisa berpengaruh negatif terhadap kejiwaan seseorang yang mengalaminya. Kenapa bisa begitu???Karena mereka akan merasa tersiksa dengan perilakunya tersebut. Apabila si dia sudah terbiasa dengan perilaku seks sejenis dan dia tidak mau sepenuhnya masuk ke dalam dunia homosex maka ketika dia bernafsu buat  berhubungan dengan sejenisnya maka akan terasa tersiksa sekali batinnya. Selain itu juga karena si dia akan merasa bahwa hubungan sejenis itu merupakan perbuatan yang amat sangat tidak nyaman –takut dosa lah, takut ini lah, takut itu lah dll-. Oleh karena itu para psikolog beranggapan bahwa sebaiknya kalau mau masuk ke sebuah dunia baru, maka di sarankan supaya masuk dengan sepenuh hati, jangan setengah-setengah coz kalau kita cuman setengah hati maka kita akan merasa bersalah, kotor dan laen sebagainya.  Sehingga apabila kita udah kenal sebuah dunia baru maka kita harus menilai apakah kita nyaman atau ga dengan dunia baru tersebut. Apabila kita tidak merasa nyaman maka cobalah untuk menjauh dari dunia tersebut. Perilaku seksual selanjutnya yang akan kita bahas adalah heteroseksual. Heteroseksual adalah suatu perilaku seksual yang terangsang dengan orang yang  berlainan jenis. Orang jenis ini adalah orang yang bener-bener orang, kenapa gw bilang begitu????karena orang  jenis ini berperilaku seksual sesuai dengan kodrat manusia.

Nah mudah-mudahan persepsi kita tentang homesex udah sama. Sekarang gw akan membahas tentang teorema tentang asal usul kenapa seseorang bisa menjadi homosex???Ok, seseorang menjadi homosex itu ada banyak faktor yang membuatnya. Faktor-faktor itu antara lain adalah :
1.    Salah asuh dari kedua orang tuanya
Kenapa orang tua kita bisa salah asuh dalam mengasuh anak-anaknya???Ini karena biasanya dipengaruhi oleh keinginan orang tersebut. Sebagai contoh, umpamanya Bu X punya anak laki-laki, tetapi beliau sangat menginginkan anak perempuan, sehingga anak laki-laki Bu X itu secara tidak langsung udah diperlakukan seperti layaknya anak perempuan, umpamanya anaknya itu mau maen sampai malam, selalu dilarang-larang. Pokoknya sedikit-sedikit selalu dilarang. Biasanya orang tua tidak merasa bahwa apa yang dilakukannya itu bisa buat anaknya menjadi seorang homosex dan biasanya mereka tidak mau mengakui bahwa itu salah mereka kenapa anak mereka menjadi binan.
2.    Pernah mendapat perilaku seksual dari orang-orang homosex
Maksud dari point ini adalah umpamanya kita pernah mendapatkan atau pernah diperlakukan hal yang tidak semestinya dari orang-orang homosex. Sebagai contoh ketika Y masih kecil, Y pernah disodomi, sehingga ketika udah gede Y akan mencoba melakukan hal yang sama, sehingga ketika Y udah dapat orang yang bisa membuat dia fly dalam sex maka dia akan enjoy di dalam dunia tersebut.
3.    Faktor teman kecil
Teman pada waktu kita masih kecil juga berpengaruh terhadap kelanjutan masa depan kita. Kenapa hal itu bisa terjadi???Karena biasanya apabila kita salah pilih teman –cowok banyak maen dengan cewek, begitu juga dengan cewek, banyak maen dengan cowok-. Hal ini bisa terjadi karena tingkah laku cewek dengan cowok itu berbeda, cowok suka maen sepak bola, cewek suka memasak. Apabila hal ini dilakukan sebelum seseorang itu akhil balik, maka jiwa-jiwa kewanitaan akan tertanam pada diri cowok tadi, begitu dengan cewek tadi, akan tertanam jiwa kelaki-lakiannya dalam dirinya. Sehingga berpengaruh pada masa depan orang tadi.

4.    Faktor keturunan atau Gen
Ada beberapa ahli yang mengatakan bahwa homosex adalah karena faktor keturunan. Jadi mungkin dulu kakek nenek buyut si mas homo atau si mbak lesbi itu ada yang menjadi homosex atau suka dengan sejenis. Faktor inilah yang menyumbang lebih banyak untuk tidak bisa seorang binan/lesbi keluar dari dunia homosex, kenapa???karena dalam dirinya terdapat gen homosex tersebut.

Beberapa faktor diataslah yang dapat menyebabkan seseorang menjadi homosex. Pada dasarnya semua apa yang terjadi pada seorang homosex adalah bukan karena kemauannya, tetapi itu semua merupakan kehendak Yang Maha Kuasa. Seandainya orang-orang homosex bisa menentukan pilihan maka mereka tidak akan pernah mau menjadi seorang homosex, karena homosex merupakan sebuah perilaku seksual yang ‘menyimpang’. Tetapi apa boleh dikata dan bagaimanapun juga mereka adalah insan manusia yang mempunyai rasa dan hati. Mereka sama dengan kita, orang homosex sama dengan orang yang normal, yang beda hanyalah perilaku seksualnya saja. Selain itu orang homo dengan orang ‘stringht’ juga sama-sama makan nasi.

So, dari itu semua dapat kita simpulkan bahwa bila kita menjauhi orang-orang homosex tersebut berarti sama aja dengan kita menjauhi ciptaan Tuhan YME. Karena sebenarnya orang-orang homosex tersebut butuh kasih sayang dari orang-orang yang normal, supaya mereka bisa terhibur dengan keadaan yang tidak normal tersebut, karena sesungguhnya mereka juga hanyalah makhluk Tuhan yang mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Orang homosex belum tentu mereka tidak bisa berprestasi, bahkan tidak sedikit orang-orang homosex yang mempunyai prestasi bagus, bahkan bisa lebih bila dibanding dengan orang heteroseksual. Kasih sayang juga sangat dibutuhkan oleh orang-orang homosex, karena dengan kasih sayang tersebut diharapkan orang tersebut bisa kembali kepada kodrat setiap manusia.

Ingatlah kawan, bahwa apabila kita ingin cinta, maka Allah akan memberikan kita orang-orang bermasalah untuk dicintai supaya orang tersebut bisa keluar dari masalahnya itu, begitu juga orang-orang homosex yang harus kita kasihi, kita sayangi bukan malah kita jauhi, karena belum tentu diri kita itu adalah yang paling sempurna dan bersih dari segala dosa.

Nah, semoga apa yang gw tulis ini bisa sedikit memberi pencerahan terhadap orang-orang yang menjauhi orang homosex, sehingga diharapkan untuk tidak selalu memojokkan atau mengucilkan orang-orang homosex. Karena untuk saat ini banyak sekali kaum homosex di sekitar kita. Entah kita sadar atau tidak tapi memang nyatanya seperti itu. Demikian, mohon maaf bila ada kata yang tidak berkenan.