Posts Tagged ‘liat’
Polisi Yang Bodoh Atau Muka Gw Mirip Maling???
Kejadian ini bener-bener gw alamin. Tepatnya malam minggu lalu, ketika aku lagi jalan ama temen2ku. Tiba-tiba di sekitar Jalan Gejayan ada Bapak-Bapak Polisi yang menyetop laju kendaraan gw. Dengan gemetar gw langsung berhenti.
Pak Polisi : “Selamat Malam mas, bisa liat surat-suratnya???”
Jiah, dalam hati gw pikir mank gw salah apa???perasaan sejak dari tadi gw ga ngelanggar 1 tata tertib lalu lintas sedikitpun. Dengan gemetar aku kasih STNK ama SIM ku. Setelah itu Pak Polisi I terlibat sedikit pembicaraan dengan Polisi II yang menunggunya di atas sepeda motor. Setelah itu STNK ama SIM ku di kembalikan. Aku tanya ke Pak Polisi I, Mank nya saya menlanggar apa Pak???
Pak Polisi I bilang, Owh, kirain mas nya yang bawa kabur motor orang di daerah Condong Catur.
Jiah, dalam batin gw, dasar Polisi Brengsek, gw kan jadi takut. huhuhu
Eh, dengan tanpa sopannya Pak Polisi itu pergi begitu aja tanpa bilang kata MAAF atau SORRY. Huh, udah salah ga mau minta maaf.
Nah, kalau gitu sapa yang salah??
Polisi yang Bodoh atau muka gw yang Mirip Maling???hehehehehehehehhe
Hanya ada di Indonesia
Indonesia merupakan negara hukum yang dalam kehidupan masyarakatnya diatur oleh Undang-undang. Sebagai negara hukum Indonesia mengakui adanya persamaan hukum untuk seluruh warga negara, tanpa terkecuali.
Itulah yang seharusnya trerjadi di Indonesia. Tapi pada kenyataannya, hukum di Indonesia masih kalah jauh dengan yang namanya UANG alias DUIT alias MONEY dalam bahasa kerennya. Ini bukanlah fitnah atau apalah namanya, tapi ini memang sebuah fakta yang terpublish oleh media. banyak kasus yang bisa dijadikan contoh konkrit untuk membuktikan ini semua.
Sebagai contoh, kasus nenek meinah di banyumas, yang dipenjara hanya gara-gara mengambil 3 (tiga) biji kakao di perusahaan perkebunan. Kemudian di Jawa Timur, 2 orang laki2 ditangkap polisi gara-gara mengambil buah semangka dan itu saya yakin hanya merupakan sedikit dari banyak kasus yang dialami masyarakat kecil dan perujung di pengadilan dan masuk bui.
Sekarang kita liat Anggodo, yang merupakan warga negara Indonesia yang berduit banyak, dia bisa melenggang kesana kemari dengan enaknya tanpa merasa bersalah seidikitpun dan Polisi juga dengan mudahnya tidak menjeratnya.Padahal kita tau rekaman yang diputar di MK sudah bisa dijadikan bukti menjeratnya. Itu karena apa??? Mungkin itu karena si nak Mas Anggodo mempunyai banyak uang sedangkan si mbah minah tidak punya uang.
Ini kisah saya sendiri dan saya alami, ketika saya melapor ke kantor Polisi di salah satu polsek di wilayah DIY tentang pencurian Laptop di kamar kos, memang Bapak polisi membantu mencarikan, tapi itu semua tidak berlangsung lama dan dihentikan ditengah jalan sampai dengan saat ini, padahal sebenarnya masih ada jalan karena yang dicurigai mencuri bapak polisi juga tau, tapi karena saya tidak punya duit untuk “uang rokok” maka kasusnya pun berhenti di tengah jalan, dan saya yakin kasus serupa masih banyak di temukan di berbagai daerah di Indonesia yang dialami oleh rakyat kecil seperti saya. Sehingga kemana lagi rakyat kecil akan mengadu kalau sudah seperti ini????

