<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>geliah.com &#187; Maka</title>
	<atom:link href="http://geliah.com/Lucu/maka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://geliah.com</link>
	<description>Lucu ga lucu yang penting bikin geli......</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Jan 2010 00:37:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Strategi Entrepreneur Gaya Surga Melipatgandakan Harta</title>
		<link>http://geliah.com/strategi-entrepreneur-gaya-surga-melipatgandakan-harta</link>
		<comments>http://geliah.com/strategi-entrepreneur-gaya-surga-melipatgandakan-harta#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 06:34:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Al]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hadiid]]></category>
		<category><![CDATA[Al Lail]]></category>
		<category><![CDATA[Al Munaafiquun]]></category>
		<category><![CDATA[Al Qur]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Baqarah]]></category>
		<category><![CDATA[anshar]]></category>
		<category><![CDATA[ayat]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa arab]]></category>
		<category><![CDATA[bubar]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dan Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Dan Dia]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[ganda]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[kamu]]></category>
		<category><![CDATA[Maha Luas]]></category>
		<category><![CDATA[Maha Melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Maha Mengetahui]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[munafik]]></category>
		<category><![CDATA[nabi muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[perak]]></category>
		<category><![CDATA[perumpamaan]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[rasul]]></category>
		<category><![CDATA[rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[rezki]]></category>
		<category><![CDATA[surat]]></category>
		<category><![CDATA[surat al baqarah]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[terminologi]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/strategi-entrepreneur-gaya-surga-melipatgandakan-harta</guid>
		<description><![CDATA[Entrepreneur gaya surga untuk melipatgandakan harta dengan aturan yang sesuai dengan syariah. Al maal (harta) dalam bahasa Arab bermakna emas, perak dan hewan ternak. Sedangkan menurut terminologi syariah, al maal merupakan segala sesuatu yang memiliki nilai dan boleh dimanfaatkan serta kepemilikannya diperoleh dengan cara yang sesuai syariah. Nabi Muhammad s.a.w. dalam memandang harta berpedoman bahwa pada hakikatnya, harta adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://msuyanto.com/baru/?p=622">Entrepreneur</a> gaya surga untuk melipatgandakan harta dengan aturan yang sesuai dengan syariah. <em>Al maal </em>(harta) dalam bahasa Arab bermakna emas, perak dan hewan ternak. Sedangkan menurut terminologi syariah, <em>al maal </em>merupakan segala sesuatu yang memiliki nilai dan boleh dimanfaatkan serta kepemilikannya diperoleh dengan cara yang sesuai syariah. Nabi Muhammad s.a.w. dalam memandang harta berpedoman bahwa pada hakikatnya, harta adalah milik Allah dan manusia diberi kuasa (amanah) untuk mengelolanya dengan baik. Manusia tidak mempunyai kekuasaan mutlak terhadap harta dan harus menafkahkan sebagian hartanya sesuai syariah Allah, seperti dalam Al Qur’an surat Al Hadiid ayat 5 &#8211; 7: <em>Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan sebagian dari hartanya adalah orang-orang yang beriman.</em> Demikian pula Al Qur’an surat Al Munaafiquun ayat 7 : <em>Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar) : ”Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)”. Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.</em></p>
<p>Untuk melipatkan harta Allah memberi pentunjuk kepada kita, yaitu untuk melipatgandakan harta, bila harta tersebut dinafkahkan di jalan-Nya. Dalam surat Al Baqarah ayat 245 : <em>Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. </em>Sedangkan dalam surat Al Baqarah ayat 265 : <em>Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.</em> Demikian pula dalam <em></em>Al-Baqarah ayat 261 : <em>Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karuni-Nya) lagi Maha Mengetahui.</em> Dalam surat Al Hadiid ayat 11 : <em>“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya dan akan memperoleh pahala yang banyak.”.</em>Sedangkan dalam<em> </em>Al Hadiid ayat 18 : <em>“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah, pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” </em>Dalam surat Al Lail ayat 17-18 : <em>Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu. (yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/strategi-entrepreneur-gaya-surga-melipatgandakan-harta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan</title>
		<link>http://geliah.com/mengubah-kegagalan-menjadi-kesuksesan-menyikapi-kegagalan</link>
		<comments>http://geliah.com/mengubah-kegagalan-menjadi-kesuksesan-menyikapi-kegagalan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 05:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[All about Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Abraham Lincoln]]></category>
		<category><![CDATA[Akio Morita]]></category>
		<category><![CDATA[ambil]]></category>
		<category><![CDATA[Anthony Robbins]]></category>
		<category><![CDATA[asa candler]]></category>
		<category><![CDATA[betamax]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[Henry Ford]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[kemasan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[matshushita]]></category>
		<category><![CDATA[mereka]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[pernah]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat terbang]]></category>
		<category><![CDATA[rencana bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[soichiro]]></category>
		<category><![CDATA[Steve Jobs]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<category><![CDATA[unlimited power]]></category>
		<category><![CDATA[Warren Bennis]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power, menyatakan bahwa kebanyakan orang dalam kebudayaan kita diprogramkan untuk takut gagal. Padahal, kita semua pernah menginginkan sesuatu tetapi mendapatkan yang lain.
Kita semua pernah gagal dalam tes, menderita dalam cinta yang membuat frustrasi yang tidak berhasil, menyususn rencana bisnis yang kemudian gagal. Kata hasil” itulah yang digunan orang sukses, mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anthony Robbins dalam bukunya <em>Unlimited Power, </em>menyatakan bahwa<em> </em>kebanyakan orang dalam kebudayaan kita diprogramkan untuk takut <a href="http://msuyanto.com/baru/?p=812">gagal</a>. Padahal, kita semua pernah menginginkan sesuatu tetapi mendapatkan yang lain.</p>
<p>Kita semua pernah gagal dalam tes, menderita dalam cinta yang membuat frustrasi yang tidak berhasil, menyususn rencana bisnis yang kemudian gagal. Kata hasil” itulah yang digunan orang sukses, mereka tidak melihat kegagalan. Mereka tidak percaya kepada kegagalan. Itu tidak masuk hitungan mereka. Sukses merupakan kebalikan dari gagal. Sukses sesungguhnya hanyalah status sosial atau hanyalah sebuah prestasi yang telah dicapai dari suatu tujuan atau sasaran</p>
<p>Orang selalu sukses mendapatkan semacam hasil. Sukses-sukses super dari kebudayaan kita bukanlah orang yang tidak gagal, melainkan orang yang tahu bahwa mereka mencoba sesuatu dan tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka mendapatkan pengalaman belajar. Mereka gunakan apa yang telah mereka pelajari itu dan mencoba sesuatu yang lain saja. Mereka ambil tindakan-tindakan baru dan menghasilkan hasil-hasil baru. Abraham Lincoln paling tidak mengalami minimal 11 kegagalan besar sebelum menjadi Presiden. <a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1265">Asa Candler</a> pembeli hak kemasan <a href="http://msuyanto.com/baru/?p=1265">Coca-Cola</a> pernah gagal memasarkan minuman pada pabrik soda pada 1899. Steve Jobs dengan tidak melisensikan sistem operasi Macintosh kepada pihak lain menjadi gagal menguasai sistem operasi dunia yang sekarang dipegang oleh Microsoft, bahkan Steve Jobs sendiri pernah didepak dari Apple. Akio Morita dari <a href="http://msuyanto.com/articles.php?itemid=117">Sony</a> juga pernah gagal karena tidak mau melisensikan video Betamax yang lebih baik dari VHS buatan Matshushita. Sekarng video yang ada adalah VHS, karena Matshushita mau melisensikan teknologinya kepada pihak lain. Warren Bennis dari Xerox pernah gagal karena memutuskan tidak menjual PC, padahal Xerox mempunyai teknologi lebih baik dibandingkan yang lainnya. Henry Ford gagal dalam memproduksi dan memasarkan kapal dan pesawat terbang dibandingkan dengan memproduksi dan memasarkan mobil. Soichiro Honda menyatakan bahwa yang diketahui orang lain tentang kesuksesannya itu hanya 1 % padahal kegagalannya 99% yang tidak diketahui orang.</p>
<p>Salah satu aset yang bermanfaat hari ini dibandingkan hari kemarin adalah pengalaman. Orang yang takut gagal akan berperilaku untuk tidak berbuat sesuatu yang mungkin tidak efektif. Inilah yang menghalangi mereka dari mengambil tindakan yang sebetulnya bisa menjamin tercapainya keinginan mereka. Orang yang percaya pada kegagalan itu hampir dijamin biasa-biasa saja keberadaannya. Kegagalan adalah sesuatu yang pokoknya tidak dipersepsikan oleh orang-orang yang mencapai kebesaran. Mereka tidak terpuruk oleh kegagalan. Mereka tidak melekatkan emosi-emosi negatif kepada sesuatu yang tidak efektif. Maka sesungguhnya kegagalan itu tidak ada, tetapi yang ada adalah<em> hasil</em> yang <em>tidak sesuai</em> dengan yang kita inginkan dan kesuksesan sejati adalah apabila kita dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan Tuhan.</p>
<p>sumber : www.msuyanto.com</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://bar-navig.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> CY: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex CY" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.yaca.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> YCat: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex catalogue" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> Top: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler Top100" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu link" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" width="12" height="12" title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;"></div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan"  title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;"></td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan"  title="Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan : Menyikapi Kegagalan" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/mengubah-kegagalan-menjadi-kesuksesan-menyikapi-kegagalan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prinsip Hidup : &#8221; I want to and I have to&#8221;</title>
		<link>http://geliah.com/prinsip-hidup-i-want-to-and-i-have-to</link>
		<comments>http://geliah.com/prinsip-hidup-i-want-to-and-i-have-to#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 05:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[apa]]></category>
		<category><![CDATA[bila]]></category>
		<category><![CDATA[butuh]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[falsafah]]></category>
		<category><![CDATA[hanya]]></category>
		<category><![CDATA[hehehe]]></category>
		<category><![CDATA[ingan]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[jaga]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[Juli]]></category>
		<category><![CDATA[kalau]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[ketika]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lama]]></category>
		<category><![CDATA[ld]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[pelacur]]></category>
		<category><![CDATA[rawat]]></category>
		<category><![CDATA[sahabatku]]></category>
		<category><![CDATA[sama]]></category>
		<category><![CDATA[saya]]></category>
		<category><![CDATA[sesuatu]]></category>
		<category><![CDATA[waroeng]]></category>
		<category><![CDATA[wisnu]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Ya, itulah sebuah prinsip baru yang aku dapetin dari mas okik sama wisnu. Dua orang sahabatku yang tergabung dalam ‘pelacur UNO’, hehehe…
Dari falsafah itu pulalah aku mengerti alasan mengapa mereka merasa enjoy menjalani kehidupan mereka seperti saat ini. Aku akan mencoba menerapkannya dalam hidupku falsafah itu.
“I have to” = Saya membutuhkan
“I want to”= Saya menginginkan
Keduanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, itulah sebuah prinsip baru yang aku dapetin dari mas okik sama wisnu. Dua orang sahabatku yang tergabung dalam ‘pelacur UNO’, hehehe…<br />
Dari falsafah itu pulalah aku mengerti alasan mengapa mereka merasa enjoy menjalani kehidupan mereka seperti saat ini. Aku akan mencoba menerapkannya dalam hidupku falsafah itu.</p>
<p>“I have to” = Saya membutuhkan<br />
“I want to”= Saya menginginkan</p>
<p>Keduanya merupakan pilihan ketika kita akan memilih sesuatu. Apakah sesuatu itu kita butuhkan??atau kah sesuatu itu hanya kita inginkan??Keduanya akan berakibat pada hal apa yang akan kita lakukan kalau kita telah menemukan jawabannya.</p>
<p>Bila kita hanya membutuhkan sesuatu tersebut maka hal yang akan kita lakukan ketika kita sudah mempunyai yang baru maka kita akan melupakan yang lama.<br />
Sedangkan apabila kita hanya menginginkannya maka sesuatu yang telah kita dapat tersebut akan kita jaga, akan kita rawat supaya sesuatu tersebut selalu kita miliki. Sehingga ketika saya akan memilih sesuatu kita harus tau apakah sesuatu itu hanya kita butuhkan saat kita butuh atau sesuatu itu memang karena kita menginginkannya.Karena apabila kita menginginkan sesuatu maka sesuatu itupun setelah kita miliki akan bertahan lama bersama kita.<br />
Ingan lagu d’masiv yang Jangan Menyerah….<br />
&#8230;.Syukuri apa yang ada<br />
Hidup adalah anugerah<br />
Tetap jalani hidup ini<br />
Melakukan yang terbaik</p>
<p>Tak ada manusia<br />
Yang terlahir sempurna<br />
Jangan kau sesali<br />
Segala yang telah terjadi&#8230;</p>
<p>Waroeng Burjo depan Rakosa FM Djogja, 27 Juli 2009</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Bing index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> Rank: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> Traffic: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> Price: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://bar-navig.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> CY: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex CY" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.yaca.yandex.ru/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> YCat: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yandex catalogue" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.rambler.ru/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> Top: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Rambler Top100" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.baidu.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Baidu link" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="favicon Prinsip Hidup :  I want to and I have to" width="12" height="12" title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="close Prinsip Hidup :  I want to and I have to"  title="Prinsip Hidup :  I want to and I have to" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/prinsip-hidup-i-want-to-and-i-have-to/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sri Mulyani dan Boediono Masih Bertahan</title>
		<link>http://geliah.com/sri-mulyani-dan-boediono-masih-bertahan</link>
		<comments>http://geliah.com/sri-mulyani-dan-boediono-masih-bertahan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 02:05:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masalah Politik dan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Boediono]]></category>
		<category><![CDATA[Century]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[hanya]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ini]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[kaget]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>
		<category><![CDATA[presiden sby]]></category>
		<category><![CDATA[saja]]></category>
		<category><![CDATA[saya]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Terus]]></category>
		<category><![CDATA[uu]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Kasus Bank Century yang telah membawa nama Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani masih terus bergulir. Hasil kerja dari Pansus Century DPR RI merekomendasikan keduanya untuk no-aktif sementara, tapi hal itu tidak dikabulkan oleh Presiden SBY dengan alasan dalam UU mengatakan bahwa layaknya pejabat publik bisa diberhentikan sementara apabila berstatus sebagai tersangka.
Diluar itu semua, buat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus Bank Century yang telah membawa nama Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani masih terus bergulir. Hasil kerja dari Pansus Century DPR RI merekomendasikan keduanya untuk no-aktif sementara, tapi hal itu tidak dikabulkan oleh Presiden SBY dengan alasan dalam UU mengatakan bahwa layaknya pejabat publik bisa diberhentikan sementara apabila berstatus sebagai tersangka.</p>
<p>Diluar itu semua, buat pribadi saya sosok Sri Mulyani merupakan menteri favorit saya dan saya sedikit kaget dengan adanya kasus bank century tersebut. Seandainya itu benar dan Sri Mulyani maupun Boediono terbukti bersalah maka reputasi beliau berdua dimata saya bisa turun. Saya berharap dari Presiden SBY ataupun pemerintah dan DPR RI bisa menyelesaikan kasus bank century ini dengan adiltanpa tebang pilih, sehingga keadilan di Indonesia benar-benar terwujud, jangan hanya rakyat kecil saja yang selalu menjadi korban.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/sri-mulyani-dan-boediono-masih-bertahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlunya kehadiran Tuhan Dalam Pemeliharaan Lingkungan</title>
		<link>http://geliah.com/perlunya-kehadiran-tuhan-dalam-pemeliharaan-lingkungan</link>
		<comments>http://geliah.com/perlunya-kehadiran-tuhan-dalam-pemeliharaan-lingkungan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 13:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Al]]></category>
		<category><![CDATA[Al Dukhaan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Imran]]></category>
		<category><![CDATA[allah swt]]></category>
		<category><![CDATA[angin ribut]]></category>
		<category><![CDATA[ardh]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[cemas]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[ketuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kontek]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Maha Kuasa]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[makna]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Mari]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan sumber daya alam]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[sikap]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya alam]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[teologi]]></category>
		<category><![CDATA[terminologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<category><![CDATA[Yang Maha Pencipta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://geliah.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Kita dan Bencana
Orientasi kehidupan manusia modern saat ini cenderung materialistik dan hedonistik memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap cara pandang manusia terhadap lingkunganya. Cara pandang yang demikian inilah yang kadang membuat pemahaman terhadap pengelolaan lingkungan yang salah pula. Kita sering mendengar ungkapan tiada hari tanpa bencana baik berupa banjir, tanah longsor, angin ribut bahkan juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kita dan Bencana</strong></p>
<p>Orientasi kehidupan manusia modern saat ini cenderung materialistik dan hedonistik memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap cara pandang manusia terhadap lingkunganya. Cara pandang yang demikian inilah yang kadang membuat pemahaman terhadap pengelolaan lingkungan yang salah pula. Kita sering mendengar ungkapan tiada hari tanpa bencana baik berupa banjir, tanah longsor, angin ribut bahkan juga kekeringan dan sebagainya, inilah yang membuat dan menghadirkan rasa tidak nyaman dan cemas dalam kehidupan kita. Apabila hal ini dibiarkan dan kita tidak sadar dengan keberadaan kita sebagai pengemban amanah terhadap alam ini (<em>khalifatullah fil ‘ardh</em>) maka kehancuran alam akan semakin cepat.</p>
<p>Pengendalian yang sangat strategis adalah mengembalikan dan menyadarkan manusia akan keberadaan dan peranannya yang tidak sendirian melainkan bersama dengan makhluk Allah yang lain. Disinilah perlunya sikap apresiatif dan kearifan kita dengan membangun keharmonisan dan keserasian antara makhluk dengan alam dan lingunganya yang sama-sam ciptaan Allah SWT. <em>Suatu pertanyaan yang menggelitik, perlukah kehadiran dan campur tangan Tuhan dalam pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan?.</em></p>
<p><strong>Makna Teologi</strong></p>
<p>Istilah ‘<em>Teologi”</em> sering dimaknai sebagai bagian dari terminologi agama yang membahas tentang ketuhanan. Maka dalam kontek ini perlu kita klarifikasi teologi dalam kontek hubungan antara manusia , alam dan Tuhan, yang memiliki aspek nilai yang normatif.</p>
<p>Makna teologi juga bisa berkaitan dengan keberadaan Tuhan yang kita hadirkan dalam semua aspek kegiatan manusia, termasuk dalam kegiatan pendidikan dan pencerahan, pemanfaatan sumber daya alam serta pengelolaan lingkungan.</p>
<p>Pengelolaan lingkungan merupakan suatu tugas dan kewajiban manusia. Manusia ,alam dan Tuhan merupakan satu kesatuan yang memiliki hubungan spiritual, yang menjadi landasan dalam berfikir dan bertindak manusia hubunganya dengan lingkunganya dengan mengintgrasikan aspek fisik (alam) termasuk manusia dan yang non fisik yakni Tuhan.</p>
<p><strong>Manusia dan Alam</strong></p>
<p>Alam merupakan realitas yang tidak berdiri sendiri, akan tetapi berhubungan dengan manusia dan realitas yang lain. Dalam bahasa religius alam merupakan representasi dan manifestasi Yang Maha Pencipta, yang perlu dipahami bahwa realitas itu tidak diciptakan dengan ketidaksengajaan (kebetulan atau main-main), tetapi dengan nilai dan tujuan tertentu dan dengan kebenaran. (QS: Al An’am 73; Al Dukhaan 38-39; Ali Imran 191)</p>
<p>Manusia merupakan bagian dari alam , sehingga keberadaan manusia di alam adalah saling membutuhkan, saling mengisi. Manusia memiliki peran yang spseifik disbanding dengan dengan makhluk yang lain yaitu sebagai khalifah, dan wakil Tuhan di bumi  (QS: Al An’am 165).</p>
<p>Dalam konsep teologis hubungan antara manusia dan lingkungannya dapat dijelaskan dalam 3 hal.</p>
<ol>
<li><em>Hubungan keimanan dan peribadatan</em>,      alam dan lingkungan sebagai sarana bagi manusia untuk mengenal kebesaran      dan keagungan Tuhan .</li>
<li><em>Hubungan pemanfaatan yang berkelanjutan</em>. Alam dengan segala sumberdayanya merupakan ciptaan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dalam memanfaatkan sumberdaya alam untuk menunjang kehidupan manusia harus secara wajar.</li>
<li><em>Hubungan pemeliharaan untuk semua makhluk</em>. Manusia mempunyai kewajiban memelihara alam untuk kelanjutan kehidupan, tidak hanya bagi manusia saja tetapi untuk semua makhluk hidup lainya.</li>
</ol>
<p>Sebagai khalifah di bumi manusia harus bisa mempresentasikan peran Tuhan terhadap alam semesta ciptaaNya dengan memelihara dan menebarkan rahmat di alam semesta. Oleh karena itu kewajiban manusia terhadap alam dan lingkungan dalam rangka pengabdian dan ibadah pada Tuhan adalah memelihara untuk menjaga keberlangsungan kehidupan di alam. Untuk mempertahankan dan memenuhi hajat hidupnya manusia diperkenankan Tuhan untuk memnfaatkan segala sumberdaya alam secara wajra danbertanggungjawab. Pemanfaatn sumber daya alam yang belebihan berarti merampas hak –hak generasi berikutnya. Penguasaan dan penaklukan alam yang bersifat materialistik, tidak sejalan dengann konsep teologi pengelolaan lingkungan yang sangat mengutamakan kearifan dan keberlanjutan kehidupan di alam semesta ini. Dan yang paling mendasar perlu dipahami yang berhak menguasai alam ini adalah Allah Tuhan yang Maha Kuasa.</p>
<p>Mari kita renungkan bersama bahwa alam dan lingkungan adalah milik kita sebagai amanah yang Maha Kuasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://geliah.com/perlunya-kehadiran-tuhan-dalam-pemeliharaan-lingkungan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
